Masyarakat Waropen Diimbau Sukseskan Sidang XVIII Sinode GKI di Tanah Papua

Koordinator panitia sidang sinode GKI ke-18 di Kabupaten Waropen tahun 2022 wilayah I Jayapura, Friets Ramandey menggelar pertemuan sekaligus peresmian sekretariat persiapan sidang dihadiri Bupati Waropen Yeremias Bisai SH, serta sejumlah tokoh Waropen di Kota Jayapura, di Abepura, Sabtu (13/03/2021). (foto: Humas panitia wilayah I sidang sinode GKI ke XVIII)

PAPUAInside.com, JAYAPURA— Kabupaten Waropen menjadi tuan rumah penyelenggaraan Sidang XVIII Sinode GKI di Tanah Papua tahun 2022 mendatang.

Seluruh masyarakat Waropen di Kota Jayapura diimbau mensuskeskan kegiatan lima tahunan tersebut untuk memilih pimpinan Sinode GKI periode 2022-2027.

Imbauan tersebut disampaikan dalam pertemuan Ketua Panitia Sidang XVIII Sinode GKI di Tanah Papua Yermias Bisai, SH yang juga Bupati Waropen 2021-2026 dengan panitia sidang wilayah I Kota Jayapura di Abepura, Sabtu (13/03/2021).

Pertemuan yang digagas panitia sidang sinode wilayah I di Jayapura selain dihadiri Bupati Waropen juga sejumlah tokoh dan intelektual asal Waropen, diantaranya Kepala Kantor Sekretariat Komnas HAM Papua Penatua Frits Ramandey, tokoh perempuan Waropen Pdt Ester wanda,S,Th, tokoh masyarakat Yonas Nusi, Kris Sikowai serta para mahasiswa asal Kabupaten Waropen.

Pertemuan ini juga sekaligus meresmikan sekretariat persiapan sidang sinode warga Waropen di wilayah I Kota Jayapura.

Ketua Panitia pelaksanaan sidang sinode ke XVIII Yermias Bisai, SH usai pertemuan menjelaskan dirinya diundang oleh panitia sidang sinode wilayah I di Jayapura terkait dengan keterpanggilan masyarakat Waropen, yang berada di wilayah I Jayapura untuk memberikan kontribusi, pemikiran dan termasuk saran dan masukan demi suksesnya sidang sinode GKI di Tahun 2022 di Kabupaten Waropen.

“Kami panitia induk memberikan apresiasi bagi saudara-sudara kami masyarakat Waropen yang berada di wilayah I Jayapura, langkah ini menjadi contoh bagi masyarakat Waropen yang ada di daerah lain sebab sejak terbentuknya panitia sidang sinode baru kali ini masyarakat Waropen di wilayah I bisa gelar pertemuan sebagai persiapan menuju sidang sinode GKI Tahun 2022 mendatang,” ujarnya.

Persiapan panitia di Waropen, kata Bupati BIsai sudah mencapai 70%

“Persiapan sudah 70 persen, yang masih kurang terkait dengan lokasi pelaksanaan misalnya penampungan yang harusnya sudah mencapai 6000 orang, kesiapan baru mencapai 3000 orang, kemudian bandara dan pelabuhan, bandara memang kewenangan Dinas Perhubungan Provinsi Papua, apabila kami tunggu tahun ini tidak selesai, maka pemerintah Kabupaten akan menyurat ke provinsi, agar kami selesaikan yang sisa, sama halnya juga dengan pelabuhan,” jelasnya.

Terkait persiapan, panitia telah dikunjungi Pengurus harian lengkap BP AM Sinode GKI di Tanah Papua mulai dari Ketua sinode, wakil ketua, sekretaris da bendahara dan hasil evaluasi kunjungan tersebut mendapatkan persiapan sudah mencapai 70 persen.

“Jadi kami imbau untuk semua yang merasa anak Waropen termasuk yang ada di wilayah Kepala Burung Papua Barat marilah kita bergandengan tangan memberikan kontribusi untuk mensukseskan pesta gereja ini, karena duta-duta Tuhan akan datang di tanah kelahiran kita,” ungkapnya.

Sementara itu koordinator panitia wilayah I Jayapura Pnt Frits Ramandey menjelaskan panitia akan membawahi 27 klasis, persiapan di wilayah I dilakukan akan menjadi daerah transit bagi peserta dari wilayah lain, misalnya wilayah Selatan dan wilayah Pegunungan Tengah Papua.

“Saya mengimbua agar siapapun sebagai anak Waropen, tanpa memandang gereja bukan saja anak GKI tapi dedominasi gereja lain juga, marilah kita sukseskan sidang ini karena sidang ini memiliki makna, dimana para hamba-hamba Tuhan akan kumpul di tanah kelahiran kita, kita akan mendapatkan berkat,” bilangnya.

Sebagai Koordinator wilayah I, lelaki yang juga menjabat sebagai Kepala Sekretariat Kantor Komnas HAM Papua ini mengaku akan mendatangi seluruh kepala daerah di Provinsi Papua guna berkoordinasi dan menggalang dana, mensukseskan sidang di negeri seribu bakau tersebut.

“Kami juga mohon bantuan dan perhatian dari Pemerintah Provinsi Papua seperti perhatian yang diberikan saat Sidang Sinode GKI di Waisai Papua Barat. Kami juga harapkan dukungan dari para Bupati di Papua dan Papua Barat,’’ tambahnya. ** (Humas wilayah I sidang sinode GKI ke XVIII)