Oleh: Nethy DS|
PAPUAInside.com, JAYAPURA— Letkol Inf Christian FR Ireeuw salah seorang prajurit TNI AD asal Kampung Tobati Port Numbay dilantik menjadi Dandim 1715/Yahukimo oleh Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan, bersamaan dengan pelantikan Dandim 1712 Sarmi Letkol Inf Rizky Marlon Silalahi di Aula Makorem 172/PWY, Abepura Jayapura, Selasa (04/08/2020).
Letkol Inf Christian Ireeuw menggantikan Letkol Inf Arm Eko Budi dan Letkol Inf Rizky Marlon Silalahi menggantikan Letkol Inf Jaerry Mailoa.
Dandim baru Kodim 1715/ Yahukimo ini merupakan salah satu putra terbaik Papua berasal dari kampung Tobati, Port Numbay dan merupakan jebolan Sekolah Perwira Prajurit Karier tahun 1997. Sementara Dandim 1712/Sarmi yang baru sebelumnya menjabat sebagai Komandan Batalyon 811 Sat Gultor Kopasus, yang merupakan peraih Adhi Makayasa lulusan Akademi Militer tahun 2002.

“Kita harus bangga karena Putra asli Port Numbay dapat menjadi Dandim di Yahukimo. Berarti doa masyarakat Port Numbay mengiringi Letkol Inf Christian untuk menjadi Dandim disana. Walaupun tidak memimpin di daerah kelahirannya, saya yakin pihaknya mampu membangun dan memajukan daerah yang menjadi tanggung jawabnya,’’ terang Danre, Brigjen Pangemanan.
Kepada kedua Dandim yang baru dilantik, Danrem Pangemanan berharap dalam melaksanakan tugas tetap mengedepankan pendekatan kesejahteraan dan pendekatan secara keagamaan.
“Kedua Kodim ini masing-masing memiliki kekhususan termasuk dalam hal gangguan kelompok bersenjata. Penekanan saya agar dalam menyelesaikan konflik nantinya harus dengan pendekatan kesejahteraan, karena sesungguhnya kesejahteraan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat,’’ ujarnya.
Dikatatakan, komunikasi dengan kelompok bersenjata harus dibangun secara intens. Agar tidak mengganggu proses pembangunan yang sedang berlangsung oleh pemerintah daerah dibantu oleh TNI dan juga aparat teritorial. ‘’Bangun komunikasi, kenali mereka, dekati mereka dan layani mereka sehingga masyarakat yang ada di wilayah akan merasakan keberadaan TNI di wilayah tersebut,’’ pesannya.
Terkait dengan Pilkada yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat, Danrem berpesan menekankan netralitas TNI dalam proses pesta demokrasi, apalagi dimasa pandemi covid 19, Pilkada harus aman dan lancar, sehingga proses demokrasi di tanah Papua tetap dapat berjalan. “Penanganan Pilkada yang akan dilaksanakan pada akhir tahun ini yaitu bulan Desember, mulai sekarang sudah kita identifikasi semua kemungkinan-kemungkinan kerawanan yang akan terjadi disetiap daerah. Tetapi yang harus dipegang oleh seluruh aparat TNI adalah netralitas TNI harus dijunjung tinggi,’’ tegasnya.
Kegiatan diakhiri dengan penyampaian kesan dan pesan serta penyerahan cinderamata oleh Danrem 172/Praja Wira Yakthi. ** (Sumber: Penrem 172/PWY)














