Kota Jayapura Kondusif Pasca Penangkapan RHP

Masyarakat Kota Jayapura tetap beraktivitas seperti biasa hingga Minggu malam. Tak ada gangguann kamtibmas akibat pasca KPK menangkap RHP. (Foto: Faisal Narwawan/Papuainside.id)

Oleh: Faisal Narwawan  I

PAPUAinside.id, JAYAPURA—Situasi kamtibmas di Kota Jayapura tetap kondusif, pasca KPK menangkap Bupati Non Aktif Mamberamo Tengah, Ricky Ham Pagawak atau RHP, Minggu (19/2/2023) petang.

Aktivitas masyarakat berjalan normal dan tak ada gangguan kamtibmas baik saat penangkapan hingga malam hari.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Dr. Victor D. Mackbon, SH, SIK, MH, MSi mengatakan, Kota Jayapura berstatus siaga, pasca penangkapan RHP.

“Kami siagakan personil. Tapi kami monitoring, kalau tak ada gangguan melakukan pengamanan rutin seperti biasa,” kata Mackbon, saat dihubungi Papuainside.id, Minggu (19/2/2023) malam.

Ia pun meminta pendukung RHP dapat menghormati penegakan hukum yang ada.

“Jadi mari sama-sama jaga, kalau ada yang buat gangguan, kami Polresta juga akan tegas dengan kelompok yang mengganggu,” ujarnya.

Apalagi, saat ini Kota Jayapura masih dalam siaga bencana gempa, sehingga semua pihak diminta untuk  menahan diri.

Sementara, pantauan di Mako Brimob Polda Papua tempat RHP ditahan hingga pukul 22.00 WIT tetap aman. Sejumlah aparat kepolisian terlihat masih berjaga-jaga.

Kota Jayapura hingga Abepura sendiri terpantau kondusif.

RHP ditangkap KPK di Jayapura, Minggu (19/2/2023) petang. Ia kemudian diamankan ke Mako Brimob Polda Papua, Kotaraja.

Rencananya RHP akan diterbangkan ke Jakarta pada Senin (20/2/2023) besok.

Diketahui, RHP sempat menjadi buronan KPK, pasca ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi dan suap pelaksanaan proyek di Pemkab Mamberamo Tengah tahun 2013-2019 sebesar Rp 24,5 miliar.

Ia diduga kabur ke Papua New Guinea (PNG) sejak 2022 lalu. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *