Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.com, KEEROM—Sebagai bentuk kepedulian terhadap sarana ibadah di wilayah binaan, Komandan Koramil 1701-23/Skanto Kapten Inf Saryadi bersama sepuluh anggota Babinsa lainnya menggelar kerja bakti bersama warga masyarakat membangun pondasi untuk pembangunan sementara gedung Gereja Katolik Tri Tunggal Maha Kudus pasca kebakaran tanggal 28 Januari 2022 lalu di Kampung Wulukubun, Distrik Skanto, Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (3/2/2022).
Tidak perlu diragukan, gerak cepat atau gerpat TNI melaksanakan kerja bakti bersama Pemda Kabupaten Keerom dalam hal ini Kementerian Agama Distrik Skanto dan lapisan masyarakat sangat terlihat jelas.
Gerpat Babinsa Koramil 1701-23/Skanto dalam setiap kegiatan sangat disambut baik oleh masyarakat, terlebih lagi dalam kegiatan kerja bakti sebagai upaya bersama dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan, melalui pembuatan pondasi pembangunan gedung gereja sebagai rumah ibadah umat Kristen Katolik.
Komandan Koramil 1701-23/Skanto Kapten Inf Saryadi menuturkan, bahwa dengan menjadi bagian dari masyarakat sudah kewajiban sebagai aparat kewilayahan untuk selalu ada di tengah warga dalam setiap kegiatan.
“Gerpat Babinsa sebagai bentuk kesadaran, keakraban dan kedekatan anggota Babinsa bersama masyarakat sebagai wujud kemanunggalan TNI dan rakyat. Selain membangun sarana ibadah, melalui kegiatan kerja bakti yang dilakukan bersama masyarakat ini juga merupakan salah satu upaya dalam membangun kebersamaan antara Babinsa dan warga di wilayah binaan,” pungkas Saryadi.
Selain itu, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Keerom Karel F. Mambay, SE, MPdK yang turut ikut serta melaksanakan kerja bakti menyampaikan, telah memerintahkan jajarannya yaitu MAN (Madrasah Aliyah Negeri), MIN (Madrasah Ibtidaiyah Negeri), MTS Persiapan (Madrasah Tsanawiyah), SMTK KADESI dan SMAK (Sekolah Menengah Agama Katolik), untuk bersama-sama membantu saudara-saudara yang tempat ibadahnya mengalami musibah kebakaran beberapa waktu lalu.
“Bersatu dan bergotong royong tanpa memandang suku, ras dan agama maka setiap pekerjaan apapun akan terlaksana dengan baik dan lancar, dengan harapan gedung gereja Katolik Tri Tunggal Maha Kudus dapat terselesaikan agar segera di gunakan untuk sarana peribadatan,” jelas Mambay.
Di sisi lain Roni Guntur selaku Pastor Gereja Katolik Tri Tunggal Maha Kudus sangat mengapresiasikan Gerpat yang telah dilakukan oleh anggota Koramil 1701-23/Skanto.
“Saya sangat berterimakasih dan salut kepada anggota Koramil 1701-23/Skanto yang selalu hadir di tengah masyarakat, dan juga tanpa pamrih untuk terjun langsung membantu warga dalam membangun gedung gereja ini yang diawali dengan pembuatan pondasi,” ucap Pastor Roni Guntur. **












