KKB Tembak Mati Dua Tukang Senso di Yalimo

Dua korban kekejaman KKB, saat dievakuasi ke fasilitas kesehatan di Yalimo. (Foto: Pendam XVII/Cenderawasih)

Oleh: Faisal Narwawan I

PAPUAInside.id, JAYAPURA—Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) kembali beraksi di Yalimo, Papua Pegunungan.

Dua tukang senso, Ef (37) dan AT (34), tewas mengenaskan, setelah ditembak dan dibacok saat bekerja di Distrik Elelim, Rabu (8/1/2025).

Pelaku diduga kuat adalah kelompok yang dipimpin mantan anggota polisi, Aske Mabel. Tindakan keji ini dikecam keras aparat dan masyarakat, serta dianggap sebagai pelanggaran HAM berat. TNI-Polri, saat ini tengah memburu para pelaku.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Candra Kurniawan di Jayapura menjelaskan korban ditembak dan dibacok.

“Keduanya ditembak dan dibacok menggunakan kapak oleh KKBsaat bekerja di Camp,” ujar Candra.

Aparat gabungan TNI-Polri telah berhasil melakukan evakuasi kedua korban ke Puskesmas Elelim.

“Ini pelanggaran HAM berat dan kami TNI- Polri saat ini melakukan pengejaran terhadap pelaku,” katanya.

Polisi duga pelaku adalah Eks Anggota Polres Yalimo, Aske Mabel

Kapolres Yalimo Kompol Joni Samonsabra, menjelaskan kuat dugaan kelompok KKB, yang melakukan tindakan itu adalah Kelompok Aske Mabel, eks anggota Polres Yalimo yang membelot dan bergabung dengan KKB.

“Informasi yang diterima tukang senso ditembak  kelompok Aske Mabel,” ujar Kapolres Yalimo.

Aske Mabel adalah anggota Polres Yalimo. Setelah kabur dengan 4 pucuk senjata api AK Cina,  videonya menyebar dan mendeklarasikan dirinya sebagai Panglima Kodap Balim Timur Yali – Yalimo. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *