KKB Kalenak Murib Tembak Tiga Warga, Dipicu Persoalan Asmara

Para korban luka-luka yang dirawat tim medis. Mereka harus mendapatkan perawatan setelah penyerangan KKB Kalenak Murib. (Foto: Satgas Damai Cartenz)

Oleh: Faisal Narwawan  I

PAPUAinside.id, JAYAPURA–Satgas Damai Cartenz menyampaikan sejumlah hasil pemeriksaan saksi-saksi atas kejadian  penyerangan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Kalenak Murib di Kampung Lambera, Distrik Yugumoak, Selasa  (17/6/2025).

Penyerangan mengakibatkan 3 warga meninggal dunia dan empat lainnya luka-luka. Ketiganya adalah  Minanggen Wijangge (diduga target utama Kalenak), Patiago Tabuni, dan Oriup Murib.

Selain itu, 11 honai dibakar dan ratusan warga memilih untuk mengungsi.

Penyerangan ini  dipicu masalah perselingkuhan anak buah KKB Kalenak Murib atas nama Minanggen Wijangge.

Aksi keji ini terjadi sekitar pukul 09.00 WIT. Tim Gabungan dari Polsek Sinak dan Satgas Ops Damai Cartenz segera diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi korban dan mengumpulkan informasi.

Dari keterangan saksi, terungkap fakta mengejutkan, Kalenak Murib mengamuk sesetelah tahu istri ketiganya berselingkuh dengan salah satu anak buahnya, Minanggen Wijangge.

Kalenak Murib membawa 23 pasukannya yang bersenjata masuk ke Kampung Lambera pada Selasa (17/6/2025) pukul 16.00 WIT.

Menanggapi insiden biadab ini, Kaops Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengecam keras tindakan KKB tersebut.

“Ini adalah aksi biadab yang menyasar warga sipil tak berdosa. Kami tidak akan tinggal diam. Ops Damai Cartenz akan terus mengejar dan menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku,” tegas Brigjen Faizal.

Senada dengan itu, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus ini sepenuhnya kepada aparat keamanan.

Hingga saat ini, aparat keamanan terus meningkatkan patroli dan berkoordinasi dengan pemerintah distrik Yugumoak untuk memastikan keamanan warga yang mengungsi. Perburuan terhadap Kalenak Murib dan pasukannya terus dilakukan demi tegaknya keadilan dan keamanan di tanah Papua. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *