Ketua KNPI Papua Barat: Uji Kompetensi, Langkah Maju Hasilkan Pejabat Handal dan Berdaya Saing

Penjabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Pur) Drs Paulus Waterpauw, M.Si saat membuka orientasi KNPI Papua Barat beberapa waktu lalu. (foto: dok/Tim Media PJGPB)

PAPUAInside.id, MANOKWARI—Penjabat Gubernur Papua Barat Komjen Pol (Pur) Drs Paulus Waterpauw, M.Si mendapat apresiasi dari Ketua KNPI Papua Barat Samy Djuneri Saiba karena melakukan uji kompetensi dan evaluasi jabatan di Provinsi Papua Barat.

‘’DPD KNPI menilai langkah yang diambil oleh Bapak Gubernur adalah sebuah langkah maju dalam rangka menghasilkan aparatur sipil negara yang handal dan berdaya saing guna menguasai tugas pokok dan fungsi sesuai dengan pendidikan dan juga skill kemampuan yang dimiliki,” ujar Samy Saiba di Manokwari, Senin (13/03/2023).

Dikatakan, KNPI Provinsi Papua Barat berpendapat bahwa uji kompetensi dan evaluasi jabatan di lingkup pemerintah Provinsi Papua Barat adalah sesuatu yang sangat positif dan tentunya berdampak baik dalam tataran demokrasi di Provinsi Papua Barat.

Terkait langkah cerdas dari Gubernur Papua Barat tersebut, Samy berharap agar masyarakat Papua Barat memberikan dukungan.

‘’Kepada seluruh pemuda dan masyarakat di Papua Barat untuk sama-sama kita memberikan dukungan tetapi juga kita menjaga keamanan dan ketertiban selama proses ini berlangsung. Siapapun yang nantinya akan lulus dalam seleksi kompetensi dan evaluasi ini akan menjadi pejabat-pejabat yang handal tentunya akan mengawal seluruh proses pembangunan di Provinsi Papua Barat,” ujarnya.

Samy juga berharap uji kompetensi ini tidak hanya di kalangan eselon II tetapi juga untuk jabatan eselon III dan IV.

Mengapa demikian? Karena dengan adanya uji kompetensi maka pergerakan birokrasi di level bawah ini juga akan bisa menduduki posisi eselon 4 maupun eselon 3 dan juga sampai eselon 2.

“Dan siklus perputaran birokrasi ini akan terjadi di pemerintah Provinsi Papua Barat. Untuk itu sekali lagi jadi KNPI Papua Barat akan terus mengawal dan menjaga agar proses uji kompetensi dan evaluasi di Provinsi Papua Barat yang baru saja atau baru pertama kali dilaksanakan. Ini sangat kami apresiasi,” ujarnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *