Image  

Kesiapan Veneu dan Peralatan Kendala Utama Pelaksanaan Popnas dan Peparnas

Rapat Koordinasi Panitia Penyelenggara Popnas XV dan Peparnas IX, yang digelar Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga di Jakarta, Kamis (8/8). (foto: ist)

Oleh: Nethy DS |

Papuainside.com, Jayapura— Penyelenggaraan Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) XV dan Pekan Paralimpic Pelajar Nasional (Peparnas) IX menyisahkan waktu 64 hari, namun terkendala masalah besar karena pembangunan venue dan pengadaan peralatan pertandingan belum sepenuhnya tersedia.

Kendala yang dialami Pemprov Papua tersebut disampaikan Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Papua, Alexander Kapisa, ketika Rapat Koordinasi Panitia Penyelenggara Popnas dan Peparnas yang digelar Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga  Kementerian Pemuda dan Olahraga di Jakarta, Kamis (8/8).

Dijelaskan pihaknya mesti menyampaikan kepada para Technical Delegate (TD) dan juga ke seluruh peserta pertemuan, bahwa hingga kini masih banyak tantangan yang dihadapi dalam menyiapkan pelaksanaan Popnas dan Peparnas di Provinsi Papua.

“Tantangan besarnya ada pada kesiapan venue dan peralatan pertandingan,” ujar Kapisa.

Dengan waktu pelaksanaan yang tinggal 64 hari lagi, terang  Kapisa, semua pihak perlu bersama- sama mencoba merumuskan strategi, agar Popnas dan Peparnas ini dapat diselenggarakan sesuai dengan waktu yang telah direncanakan.

“Kami sangat membutuhkan masukan dari para TD dan dari Kemenpora strategi-strategi apa yang harus kita lakukan. Venue dan peralatan pertandingan sangat vital dan 90 persen sebagai faktor penentu dapat terlaksananya Popnas ini,” tegasnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian  Olahraga dan Pemuda, Yuni Poerwanti, menyampaikan bahwa telah dilakukan beberapa kali pertemuan berkaitan Popnas dan Peparnas di Papua.  Dengan masih adanya tantangan yang dihadapi dalam penyiapan pelaksanaan Popnas dan Peparnas ini perlu dibicarakan dengan para TD.

“TD yang hadir ini adalah TD yang sudah sangat berpengalaman menghadapi permasalahan-permasalahan dalam penyiapan penyelenggaran kegiatan olahraga, karena mereka sudah puluhan tahun berkecimpung di bidangnya masing-masing. Jadi kita usahakan bersama mencari solusi, agar pelaksanaan Popnas dan Peparnas di Papua di bulan Oktober 2019 dapat berjalan dengan baik,” ujar Yuni Poerwanti.

Dalam pertemuan ini juga disampaikan kesiapan dukungan transportasi dan strategi penanganannya saat pelaksanaan Popnas dan Peparnas nanti.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua, Ricky D. Ambrauw, menyampaikan Dinas Perhubungan Papua telah melakukan koordinasi dengan stakeholders yang mendukung Popnas dan Peparnas.

Ia mengutarakan, pihaknya telah menyiapkan strategi penanganan  transportasi mulai dari saat kedatangan para delegasi, pergerakan dari hotel ke venue dan sebaliknya serta keberangkatan kembali ke daerah masing-masing telah disiapkan dan petakan.

“Kebutuhan sarana transportasi seperti mobil dan bus juga sudah kami antisipasi dari sekarang,” tegas Ambrauw.

Dikatakan, Dinas Perhubungan Papua telah siap untuk mendukung kesuksesan Popnas dan Peparnas  di Bumi Cenderawasih. **