Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.com, SENTANI—Kegiatan pasar murah dalam rangka menyambut Ramadhan digelar di Lapangan Upacara Pemkab Jayapura, Gunung Merah, Sentani, Sabtu (18/3/2023).
Kegiatan pasar murah ini kolaborasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Papua, TPID Kabupaten Jayapura, didukung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua dan Badan Pangan Nasional (BPN).
Kegiatan Pasa Murah dibuka Plt Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Papua Suzana Wanggai, didampingi Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo, didampingi Pj Bupati Jayapura Triwarno Purnomo, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Papua Semuel Siriwa dan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua Juli Budi Winantya.
Suzana Wanggai mengatakan, kegiatan pasar murah ini merupakan komitmen bersama Gubernur Papua dan Bupati Jayapura, untuk upaya-upaya dalam rangka pengendalian inflasi dan menyambut Ramadhan.
“Kegiatan pasar murah ini selain upaya pemerintah, untuk mengendalikan inflasi di Papua, juga dalam rangka pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Triwarno Purnomo mengatakan, kegiatan pasar murah ini untuk membantu masyarakat yang berdaya beli rendah, agar semua bisa berbelanja untuk konsumsi rumah tangga. Apalagi di tengah kelesuan ekonomi.
“Kami lihat para distributor juga senang bahwa baru beberapa saat kita laksanakan pasar murah kita sudah lihat antusias masyarakat untuk berbelanja, sehingga stok-stok terus didatangkan lagi dan kami berharap semuanya bisa berjalan lancar,” ujarnya.
Terkait beberapa pembeli yang mengeluh harga yang dijual di pasar murah cenderung naik, jelas Triwarno, pihaknya telah menghimbau, agar pedagang bisa turunkan harga lagi, sehingga benar-benar membantu masyarakat.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Papua Semuel Siriwa mengatakan, kegiatan pasar murah ini menampilkan produksi pertanian yang sebagian besar dari Kabupaten Jayapura dan Genyem. Kemudian telur ayam sebagian dari Kota Jayapura.
“Jadi kegiatan pasar murah ini kolaborasi antar provinsi, kabupaten dan kota, termasuk Keerom juga ada disini,” tukasnya. **














