PAPUAInside.com, JAYAPURA— Pemerintah Kabupaten Puncak menerima hibah dari Kementerian ESDM (Energi Sumber Daya Mineral) yaitu PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro) dan PJU (Penerangan Jalan Umum) di Ilaga Ibukota Kabupaten Puncak.
Penyerahan asset berlangsung di ruang EBTKE ESDM Jakarta, Jumat (22/10/2021) oleh Direktur Jenderal Energi baru terbarukan dan Konservasi Energy (EBTKE), Kementerian ESDM RI, Dr Ir Dadan Kusdiana, M,Sc dan diterima Bupati Puncak Willem Wandik, SE,M,Si.
PLTMH Ilaga dibangun tahun 2016 dan diresmikan Menteri ESDM Arifin Tasrif Desember 2019. PLTMH merupakan Program Indonesia dari Presiden Joko Widodo melalui Kementerian ESDM yang salah satunya di bangun di Kabupaten Puncak, Papua.
Pembangunan PLTMH menghabiskan anggaran Rp 94 M dan memiliki kekuatan mencapai 700 KW dari dua turbin yang masing-masing berkekuatan 350 KW.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pak bupati, bisa hadir dalam rangka serah terimah hibah barang milik negara, berupa pembangkit listrik tenaga mikro hidro, yang nilainya sangat luar bisa mencapai Rp.94 miliar lebih,” ujar Direktur Jenderal EBTKE Dadan Kusdiana.
Dadan Kusdiana berharap, dengan serah terima hibah PLTMH Ilaga ini, bisa terus dipelihara oleh Pemda Kabupaten Puncak, dan bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat Puncak, Ilaga, Gome dan sekitarnya, terutama kebutuhan dasar listrik.
“Kehadiran PLTMH Ilaga, merupakan bentuk kerja sama pemerintah pusat dan daerah, yang sudah terbukti sangat membantu masyarakat di Kabupaten Puncak di Papua,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Puncak Willem Wandik,SE,M,Si, mewakili masyarakat Puncak, mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri BPSDM atas kepeduliannya sehingga menghadirkan PLTMH di Kabupaten Puncak.
Adanya PLTMH di Ilaga, kata Bupati Wandik akan mengurangi biaya BBM di Puncak yang selama ini digunakan untuk pembangkit listrik.
‘’Sebelum ada PLTMH setiap tahun dari APBD Puncak dialokasikan dana Rp 15 M untuk pengadaan BBM, namun dengan kehadiran PLTMH ini, Pemkab menurunkan kebutuhan BBM menjadi Rp 1 Miliar untuk satu tahun,’’ jelasnya.
Dikatakan, sejak beroperasi tahun 2019 lalu, kehadiran PLTMH sudah dirasakan masyarakat dan setelah diserahkan maka semua pengoperasian menjadi tanggung jawab Pemda.
“Hari sini secara resmi kami terima hibah ini, hanya saja kami punya SDM masih minim, sehingga Pak Menteri ESDM, Dirjen jangan lupa kita, ada hal-hal teknis yang kami butuhkan mohon dibantu,” tambah Bupati Wandik.
Kata bupati, terkait pengelolaan PLTMH Ilaga Pemda sudah menjajaki kerja sama dengan pihak PLN, karena mereka memiliki tenaga professional yang bisa mengoperasikan, merawat sehingga PLTMH bisa melayani kebutuhan masyarakat, bahkan jika memungkinkan ke depan bisa menjadi salah satu sumber pendapatan asli daerah kabupaten Puncak. ** (Diskominfo Puncak)














