Oleh: Ignas Doy I
PAPUAinside.com, JAYAPURA—Kasus kematian pertama Covid-19 terjadi di Kabupaten Nabire dan di wilayah Mee Pago, sejak pandemi Covid-19 muncul di Provinsi Papua. Dengan demikian, hingga Sabtu (29/08/2020) kasus kematian menjadi 43 orang atau 1 persen.
Demikian disampaikan Jubir Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule, Sp.OG (K), saat menyampaikan keterangan pers secara virtual dari Media Center Satgas Covid-19 Provinsi Papua, Kota Jayapura, Sabtu (29/08/2020).
Dikatakan Sumule, pasien yang meninggal atas nama Tuan SM (67), setelah dirawat selama dua pekan lebih di salah- satu rumah sakit milik pemerintah di Nabire. “Pasien itu didiagnosis Covid-19 dengan kasus comorbid diabetes melitus dan jantung,” tuturnya.
Menurutnya, hari ini terdapat 3681 kasus positif Covid-10 di Papua. Ada pun tambahan 25 kasus baru Covid-19 yaitu Mimika 13 kasus, Merauke 1 kasus dan Kota Jayapura 11 kasus.
Kontak erat sebanyak 1683 orang, suspek 958 orang dan probabel 25 orang. Tes PCR maupun TCM 39666 sampel.
Kasus kontak erat bertambah 58 orang yang berasal dari kota Jayapura 1 orang, Mimika 51 orang dan Boven Digoel 6 orang.
Sementara kasus suspek bertambah 31 orang yang berasal dari Jayawijaya 8 orang, Puncak 18 orang, Biak Numfor 1 orang dan Mimika 4 orang.
“Jadi jumlah pasien yang sedang dirawat, baik isolasi mandiri, karantina terpusat maupun di rumah sakit sebanyak 524 atau 14 persen,” katanya.
Ia juga menambahkan ada tambahan 5 pasien sembuh yaitu Mimika 2 orang, kota Jayapura 1 orang dan Kabupaten Jayapura 2 orang.
Dengan demikian, terangnya, jumlah kumulatif pasien yang sembuh di Papua adalah 3114 orang atau 85 persen.
“Kami mohon perhatian khusus bagi kabupaten dan kota, yang beberapa hari ini menunjukan trend meningkat, seperti Merauke, Mimika, Biak Numfor dan Nabire,” ucapnya.
Oleh karena itu, tuturnya, pihaknya mengharapkan semua warga tetap ikut protokol kesehatan, khusus untuk pergerakan, Tim Gugus Tugas, petugas KKP dan surveilans harus memantau dengan ketat.
“Segera lakukan tes cepat, kalau ada kecurigaan seseorang terinfeksi Covid-19,” imbuh Sumule. **














