Kapolri Berikan Tambahan Kuota Khusus SIP untuk Polda Papua

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono (tengah) saat memebrikan keterangan pers di Jakarta terkait kuota khusus yang diberikan Kapolri terkait SIP ke Polda Papua. (foto: Kadiv Humas Polri)

Oleh: Faisal Narwawan|

PAPUAinside.com, JAYAPURA – Karo SDM Polda Papua Kombes Pol Ade Djadja Subagdja, SIK mengatakan, untuk seleksi Sekolah Inspektur Polisi (SIP), Kapolri memberikan kuota khusus untuk Polda Papua.

“Kita diberikan kuota luar biasa oleh bapak Kapolri diberikan kuota khusus untuk OAP sebanyak 133 orang, jadi semua sudah terakomodir tidak ada lagi OAP yang tidak masuk di dalam SIP, ini sisanya baru pendatang, total keseluruhan 246 orang. Jadi ada tambahan 77 orang,” ungkap Kombes Pol Ade Djadja Subagdja, Sabtu (13/3/2021) malam.

Para calon peserta didik tersebut juga sudah diberikan pembekalan. Mereka jadwalnya akan diberangkatkan Sabtu (14/3/2021) ini.

“Kami sampaikan ke mereka ini akomodir luar biasa dari Kapolri, karena tahun sebelumnya 30-40 orang saja. Kami apresiasi kepada kapolri, gubernur karena tambahan kuota yang luar biasa ini,” ucapnya lagi.

Mengenai adanya persoalan dalam pengumuman seleksi tersebut, ia meluruskan bahwa hal itu sebenarnya telah langsung ditangani.

“Ada sedikit gesekan, kami langsung cepat ambil langkah, memanggil mereka dan melakuan laporan ke pimpinan. Kami lakukan komunikasi secara baik dengan peserta SIP yang tidak terpilih, kami jelaskan sedetail mungkin dan mereka memahami. Setelah satu jam lakukan komunikasi, akhirnya ada penambahan 77 orang,” jelasnya.

Para Bintara tersebut nantinya akan mengikuti pendidikan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) di Sukabumi.

Selain itu, upaya-upaya untuk meningkatkan SDM juga telah dilakukan bukan hanya pada SIP saja melainkan hingga ke tingkat Akpol sekalipun.

“Terobosan yang ada bekerjasama dengan Pemrov Papua dalam hal ini dibantu biaya untuk meningkatkan kuota dari dana Otsus,” jelasnya.

Dengan penambahan kuota ini diharapkan para peserta didik dapat mengikuti pendidikan dengan sebaik-baiknya sehingga dapat melahirkan para perwira yang presisi yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam menjaga Kamtibmas di wilayahnya masing-masing. **