news  

Kapolda Papua-Posko Gugus Tugas Covid-19 Bersinergi Lawan Corona

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Robby Kayame di Posko Covid-19 Papua di Kotaraja. (foto: Humas Polda Papua)

Oleh: Faisal Narwawan|PAPUAinside.com, JAYAPURA – Kapolda Papua Irjen Pol Drs Paulus Waterpauw bersama PJU Polda Papua melaksanakan kunjungan kerja di posko Penanggulangan Covid-19 Provinsi Papua, Senin (4/5/2020)

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung penanganan Covid-19 di Papua.

Dalam kunjungan ini, Paulus Waterpauw menyatakan bahwa Polda Papua akan terus bersinergi dengan gugus tugas yang ada untuk memerangi COVID-19 di Papua.

Kapolda Papua menerima bantuan dari Dinkes Provinsi Papua berupa alat ventilator dan hepa filter portable untuk RS Bhayangkara. (foto: Humas Polda Papua)

“Kami siap untuk membantu posko yang ada, baik sarana maupun tenaga. Bukan hanya di Provinsi, wilayah kota/kabupaten juga tetap kami sinergikan,” ujar Kapolda Papua Paulus Waterpauw di sela-sela kunjungannya.

Ia mengharapkan usaha maksimal yang dilakukan tim dapat meraih hasil yang baik dengan tidak bertambah parahnya kasus di Papua.

“Kita berdoa bersama agar hasil pekerjaan yang luar biasa ini mendapatkan hasil yang maksimal sehingga pada puncaknya virus ini tidak meningkat,” katanya.

Kepada masyarakat yang merasa pernah kontak dengan pasien COVID-19,  pihaknya meminta agar segera menghubungi  tim medis. “Yang pernah lakukan kontak kami imbau agar melapor diri kepada tim gugus tugas supaya menadapat penanganan segera,” harapnya.

Kedatangan Kapolda Papua bersama rombongan, disambut langsung oleh Kadis Kesehatan Provinsi Papua Dr. Roby Kayame.

Kapolda juga menyampaikan ucapan terimasih atas bantuan alat ventilator dan dan hepa filter protabe kepada RS Bhayangkara dari Provinsi Papua.

Dr. Roby Kayame sendiri dalam kesempatannya meminta Polda Papua dapat terus mengingatkan masyarakat agar tetap di rumah. ‘’Masyarakat agar tetap menjaga kebersihan, memakai masker dan rajin mencuci tangan demi memutus mata rantai COVID-19  di Papua,” katanya. **