Kantor Gubernur Papua Dibangun 10 Lantai, dengan APBD Rp 400 Miliar

Gubernur Papua Gubernur Lukas Enembe menekan sirene pencanangan kantor gubernur Papua. (Foto: Dian Mustikawati for Papuainside.com)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAinside.com, JAYAPURA—Gedung Kantor Gubernur Papua di Jalan Soa Sio, Dok II Bawah, Jayapura dibongkar total. Selanjutnya dibangun 10 lantai. Pembangunan gedung baru ini adalah proyek multi years bersumber dari APBD tahun 2020-2021 kurang lebih Rp 400 miliar.

Pencanangan pembangunan kantor gubernur Papua ditandai penekanan  sirene dan pemasangan pagar untuk pengosongan kantor gubernur Papua dan pencanangan 5 bangunan gedung kantor lainnya oleh Gubernur Papua Lukas Enembe, SIP, MH di Jayapura, Senin (19/7/2021).

Pencanangan 5 bangunan gedung kantor lainnya, masing-masing pembangunan gedung kantor MRP provinsi Papua, kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangan (PUPR) provinsi Papua, kantor BPP BJ provinsi Papua, kantor KPU provinsi Papua dan kantor KNPI provinsi Papua.

Gubernur Papua, Lukas Enembe mengatakan gedung kantor gubernur Papua sebenarnya dibangun beberapa tahun lalu. Tapi rencana itu tertunda, karena focus ke persiapan PON XX Papua 2021. Perubahan di Papua terus terjadi dari waktu ke waktu. Pembangunan infrastruktur harus terus dilakukan.

“Sekarang kita ada di abad modern. kota Jayapura ibukota provinsi Papua harus berubah ke arah itu. Gedung kantor gubernur Papua  akan menjadi simbol kebangkitan kemandirian orang Papua,” terang Enembe.

Enembe menuturkan pemerintah pusat sudah memberikan kepercayaan kepada pemerintah provinsi Papua, untuk mengelola anggaran besar. Untuk itu, anggaran yang besar itu harus dimanfaatkan membangun infrastruktur.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR provinsi Papua Girius One Yoman mengatakan pembangunan kantor gubernur Papua adalah proyek multi years bersumber dari APBD provinsi Papua tahun 2020-2021 sebesar Rp 400 miliar. Waktu pembangunan kurang lebih 15 bulan. Kantor gubernur Papua 10 lantai plus basement.

“Dokumen kita dari Dinas PUPR Papua  sudah sampai di ULP tinggal siapa jagonya disana yang  menang tender akan menyesuaikan dengan jadwal kalender kontraknya,” tuturnya. **