Jika Menangkan Pilkada 2024, MARI-YO Ukir Sejarah Baru bagi Provinsi Papua

Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua nomor urut 2, Matius Fakhiri - Aryoko Rumaropen (Mari-Yo), saat disambut warga Organda. (Foto : Tim Mari- Yo)

PAPUAINSIDE.ID, JAYAPURA— Sejarah baru di Tanah Papua khususnya Provinsi Papua akan terukir jika pasangan calon gubernur Komjen Pol (Pur) Drs Mathius D Fakhiri  dan calon wakil gubernur Aryoko Akberto Ferdinand Rumaropen yang disingkat MARIO-YO menjadi pemenang di Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur Papua 27 November 2024 mendatang.

Cagub Mathius D Fakhiri  adalah Jenderal bintang tiga dari kepolisian. Jika sebelumnya Provinsi Papua pernah dipimpin militer dari TNI AL yaitu Freddy Numberi (1998) maka nanti jika pasangan yang mengusung tagline Papua Cerah ini menang, menjadikannya jenderal bintang tiga dari kepolisan yang pertama menjadi gubernur di Provinsi Papua.

Pasangan ini juga mencacat sejarah sebagai gubernur dan wakil gubernur Papua pertama setelah terbentuknya DOB baru yaitu Papua Selatan, Papua Pegunungan dan Papua Tengah yang Ketiga Daerah Otonomi Baru (DOB) tersebut diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, atas nama Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, pada Jumat (11/11/22). Dengan demikian, sejak saat itu resmi Indonesia telah memiliki 37 provinsi.

Menurut Wipedia, Komjen Pol. Mathius Derek Fakhiri, S.IK., M.H. adalah seorang purnawirawan Polri yang jabatan terakhirnya adalah Analis Kebijakan Utama Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri. Mathius merupakan lulusan Akpol tahun 1990. Ia berpengalaman dalam bidang brimob

Lahir di Manokwari, Papua Barat 6 Januari 1968, dari pasangan Letkol Pol. (Purn.) Nathalis Yame Fakhiri (ayah) dan  Martha Kabuare (ibu).

Lulusan Akmil tahun 1990 penugasan pertama di Polda Kalimantan Selatan tahun di bagian Pamapta Polresta Banjarmasin.

Dalam perkembangan karir selanjutnya pada 18 Februari 2021 menjadi Kapolda Papua sampai 3 September 2024 menyerahkan jabatan Kapolda kepada penggantinya Brigjen Pol Patige Renwarin sementara Fakhiri dimutasikan sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Brigade Mobil (Brimob) di Korbrimob Polri.

Sementara calon wakil gubernur Papua Aryoko Akberto Ferdinand Rumaropen, lahir di Jayapura 13 Februari tahun 1976, pernah menjabat sebagai Kepala Biro Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), menempuh pendidikan S1 di Universitas Cenderawasih dan S2 di Universitas Gajah Mada. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *