Oleh: Faisal Narwawan I
PAPUAinside.id, JAYAPURA—Jenazah Almarhum Alexsander Parapak, yang merupakan korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Pogapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, berhasil dievakuasi personel Gabungan TNI- Polri ke Timika, Sabtu, (4/5/2024) pagi.
Kepala Operasi Damai Cartenz Kombes Pol. Dr. Faizal Ramadhani menjelaskan, evakuasi dilakukan menggunakan sarana Heli Bell Penerbad.
“Dalam proses evakuasi, selain jenazah almarhum Alexsander, personel juga mengevakuasi 3 orang warga pendatang yang akan kembali ke kampung halamannya, yakni seorang guru dan dua orang anak-anak,” ucap Ka Ops Damai Cartenz melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (4/5/2024).
Lakukan Pengejaran
Lebih Lanjut Ka Ops Damai Cartenz, Kombes Faizal mengatakan, saat ini personel gabungan dari Brimob Satgas Blukar dan Pasukan Kopassus dari Satgas Nanggala Ops Damai Cartenz-2024 masih terus melakukan upaya pengejaran terhadap KKB pelaku tindak pidana di Homeyo.
“Kita akan kejar dan tindak tegas KKB pelaku tindak pidana di Distrik Homeyo. Saat ini, aparat keamanan di Kabupaten Intan Jaya sedang meningkatkan keamanan di daerah-daerah rawan, guna mencegah kejadian serupa,” tegas Ka Ops.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, AKBP Dr. Bayu Suseno, menambahkan bahwa jenazah almarhum Alexsander Parapak telah tiba pukul 08.50 WIT di Timika.
Jenazah sudah berada di RSUD Mimika, untuk selanjutnya dilakukan visum dan otopsi.
Untuk proses pemakaman, masih menunggu kesepakatan dari pihak keluarga.
“Jenazah saat ini masih dilakukan tindakan medis berupa visum dan otopsi oleh pihak RSUD Mimika, jenazah korban akan disemayamkan di rumah duka SP2 Mimika, untuk selanjutnya diterbangkan ke kampung halamannya di Toraja, Sulawesi Selatan,” ungkap Bayu.
Sebelumnya, pada tanggal 30 April 2024, KKB menyerang Polsek Homeyo, yang mengakibatkan seorang remaja bernama Alexsander Parapak meninggal dunia. **














