Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAINSIDE.ID, JAYAPURA—PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat menyiagakan 1.231 personel guna mengamankan pasokan listrik menjelang perayaan Hari Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Personel tersebut terdiri dari 566 pegawai PLN, 665 petugas pelayanan teknik dan 5 tim Pasukan PDKB (Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan) yang tersebar di Jayapura, Sorong dan Timika.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar dalam gelaran apel siaga natal dan tahun baru yang dilaksanakan serentak secara nasional menjelaskan siaga pasokan listrik PLN akan dilakukan kurang lebih selama tiga minggu, yaitu dimulai sejak tanggal 15 Desember 2025 hingga berakhir pada 5 Januari 2026. Sebagian besar tempat ibadah seperti gereja dan tempat pelayanan publik akan diprioritaskan pengamanannya agar tidak mengganggu aktivitas perayaan.
“Kami telah menyediakan 64 posko siaga beserta petugas yang tersebar di setiap Unit Layanan Pelanggan untuk memastikan pelayanan bisa maksimal, pasokan listrik tetap andal dan bisa merespon dengan cepat apabila terjadi gangguan. Sekitar 145 titik di keenam provinsi akan menjadi prioritas pengamanan kelistrikan kami yang mayoritas merupakan gereja,” papar Diksi melalui Siaran Pers, Senin (15/12/2025).
Dalam menjaga keandalan pasokan listrik, PLN juga sebelumnya telah melakukan berbagai persiapan diantaranya dengan melaksanakan apel gelar pasukan di setiap Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3), inspeksi penyulang serta memastikan pasokan bahan bakar cukup. Selain itu penyisiran jaringan dan pemangkasan dahan-dahan dilakukan sebagai langkah mitigasi gangguan yang berasal dari lingkungan sekitar.
“Kami akan berupaya maksimal untuk memastikan pasokan listrik kepada pelanggan tetap aman sehingga masyarakat dapat melalui momen natal dan tahun baru kali ini dengan khidmat dan sukacita. Jika nantinya ada gangguan yang tidak dapat dihindari, pelanggan dapat segera melaporkan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123,” ujar Diksi.
Sebagai upaya antisipasi lain, PLN juga mempersiapkan beberapa sumber pasokan listrik alternatif berupa 36 unit gardu bergerak (UGB), 23 uninterruptible power supply (UPS), 6 set tower Emergency Restoration System (ERS) serta 98 mobile genset yang tersebar di seluruh lokasi posko siaga. Hal ini dilakukan agar pasokan listrik pelanggan tetap aman di lokasi yang telah ditentukan.
“Kami keluarga besar PLN mengucapkan selamat natal dan tahun baru bagi yang merayakan, semoga rangkaian ibadah dapat dijalani dengan khidmat dan lancar,” tutup Diksi.
Sementara itu, beban puncak kelistrikan di keenam provinsi di tanah Papua saat ini mencapai 364,10 MW dengan daya mampu pembangkit sebesar 543,58 MW. Kondisi tersebut memberikan cadangan daya sekitar 179,48 MW yang cukup untuk memenuhi kebutuhan daya saat natal dan tahun baru. **














