PAPUAInside.id, JAYAPURA— Yembison Pekey (3) anak balita di Kampung Kago, Ilaga, Puncak Papua Tengah mendapat obat cacing dari Tim Keladi Sagu Ops Rasaka Cartenz 2023 yang melayani pemeriksaan kesehatan gratis, Selasa (06/06/2023).
Tim Keladi Sagu yang terdiri dari Bripda Muhammad Satrio Adi, A.md.Kep dan Bripda Resky Tumonglo, A.md.Kep usai memeriksa Yembison kemudian memberikan obat cacing. “Dalam kunjungan di Kampung Kago, tim mengobati seorang anak bernama Yembison Pekey yang berusia 3 tahun dengan pemberian obat cacing. Tindakan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menjaga kesehatan masyarakat di daerah tersebut, ” tutur Bripda Muhammad Satrio Adi.
Metode pelayanan kesehatan gratis dalam Program Keladi Sagu dengan cara blusukan ke setiap rumah untuk memberikan respon secara langsung apabila ada warga yang sakit.
Sementara itu, Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, S.H., S.I.K., M.Kom memaparkan, tujuan dari Program Keladi Sagu demi membantu Pemda Kabupaten Puncak dalam memacu peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Berdasarkan data dari BPS (Badan Pusat Statistik) menunjukkan bahwa hingga akhir tahun 2022, Kabupaten Puncak, Papua Tengah, masih memiliki angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dengan kategori rendah, yaitu di bawah 60. Oleh karena itu, program ini dirancang untuk memberikan dukungan kesehatan yang diperlukan oleh masyarakat setempat.
Dengan melibatkan personel satgas Binmas dalam memberikan pelayanan kesehatan, diharapkan bahwa program ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kesehatan masyarakat Kabupaten Puncak. Selain itu, upaya ini juga diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kondisi kesehatan secara keseluruhan dan Indeks Pembangunan Manusia di daerah tersebut.
“Keberadaan program Keladi Sagu menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Papua. Melalui upaya pemberian pelayanan kesehatan ini, Polri tidak hanya menjadi penjaga keamanan, tetapi juga mitra dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat di daerah terpencil, ” tambah Kasatgas Humas. **














