Isu Pemekaran di Tengah PON XX, Begini Kata Wagub Papua

Mendagri Tito Karnavian mengatakan pemekaran provinsi di tanah Papua bakal menjadi enam wilayah administrasi. (Foto: Ilustrasi (Dok/Geogle Earth)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAInside.com, JAYAPURA—Isu pemekaran provinsi di Tanah Papua menjadi 6 provinsi di tengah persiapan Papua menjadi tuan rumah PON XX tahun 2021, mendapat respon  dari Wagub Papua Klemen Tinal.

“Isu pemekaran isu doang kenapa sibuk dengan isu. Silakan aja kan pemekaran juga kapan belum jelas itu. PON ini punya negara PON ini PON-nya pusat bukan Papua punya PON. Pasti mereka tahu itu hanya wacana. Contohnya kabupatèn dan provinsi bisa bisa 20 tahun lagi. Jadi kau jangan tertipu dengan wacana dari dulu juga biasa wacana supaya kita populer ngomong supaya kita naik. Jadi jangan tertipu juga,” ujar Klemen Tinal di Jayapura, Kamis (15/4/2021).

Diketahui, DPR RI melalui Pansus Revisi Undang-Undang (UU) Nomor 21 Tahun 2001, tengah bekerja, untuk  revisi pasal 34 tentang dana penerimaan khusus dan pasal 76 tentang pemekaran.

Mendagri Tito Karnavian mengatakan pemekaran provinsi di tanah Papua bakal menjadi enam wilayah administrasi. Namun, rencana tersebut belum final karena masih terdapat perdebatan terkait pemekaran.

Enam provinsi yang diusulkan pemerintah pusat antara lain, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, Pegunungan Tengah, Papua Selatan, dan Papua Tabi Saireri.

“Ini semua tergantung kemampuan keuangan kami kira dan juga hasil daripada revisi ini,” kata Tito dalam rapat dengan Pansus Revisi UU Otsus Papua di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (8/4/2021).

Ini semua tergantung kemampuan keuangan kami dan juga hasil daripada revisi ini,” kata Tito. **