PAPUAINSIDE.ID, OKSIBIL – Wujud dukungan Pemda Pegubin terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG), Bupati Spei Yan Bidana, Wabup Arnold Nam, S.AP didampingi Perwira Penghubung (Pabung) Kodim 1715 Pegunungan Bintang Mayor Inf Supriyadi mengunjungi Kampung Yapimakot, Distrik Serambakon yang akan dijadikan lokasi dapur umum.
Pabung Mayor Supriyadi menjelaskan, insiatif Bupati Spei dan Wabup Arnold Nam, S.AP melihat lokasi pembangunan dapur umum merupakan perhatian besar untuk mewujudkan program nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo yaitu Makan Bergizi Gratis untuk anak-anak sekolah selaku generasi pelanjut bangsa.

Ada satu hektar lahan yang disediakan Pemkab Pegubin untuk membanun dapur umum tempat mengolah makanan dan selanjutnya di bagikan ke sekolah-sekolah dan akan melayani sekitar 7000-8000 anak sekolah setiap hari.
‘’ini implemetasi dari instruksi Bapak Presiden yang dilaksanakan Bapak Bupati dan Wakil Bupati,’’ terang Supriyadi.
Untuk mendukung suksesnya program tersebut, TNI, kata Pabung sudah mengirim 50 personel untuk ditempatkan di beberapa titik sekitar dapur umum dan melaksanakan tugas sesuai dengan petunjuk dan arahan Bupati Spei.
Dilansir www.pegbintang.go.id, Bupati Spei menjelaskan akan merektut tenaga kerja dari kalangan ASN maupun non ASN yang bertugas mengolah makanan sampai diantar ke anak-anak sekolah. ‘’Sesuai petunjuk Badan Gizi Nasional (BGN), tenaga yang akan direkrut untuk bekerja di Dapur Umum MBG secara umum adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) dan juga non ASN. Mereka akan bertugas untuk mengolah dan memasak makanan serta mengantar ke sekolah-sekolah,’’ terangnya.
MBG yang dicanangkan Presiden Prabowo ini, kata Bupati Spei selaras dengan visi sehat dan cerdas membangun SDM Pegubin yang harus didukung. “Program Makan Bergizi Gratis dari Bapak Presiden Prabowo ini sangat nyambung dengan visi sehat dan cerdas yang dicanangkan oleh kami selaku Bupati dan Wakil Bupati Pegunungan Bintang. MBG adalah salah satu program yang bagus dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) anak sekolah,’’ tuturnya.**














