Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAINSIDE.ID, JAYAPURA—Suni Abe menghadirkan paket berbuka puasa (iftar) bertajuk “Afterglow” dengan menyajikan menu beragam yang memadukan kuliner lokal Papua dan internasional selama Ramadhan.
General Manager Suni Abe, Ceprianda Lesmana mengatakan, program ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang berbeda sekaligus mempererat relasi dengan mitra dan masyarakat.
“Kami mengundang rekan kerja, stakeholder, dan media untuk bersilaturahmi sekaligus memperkenalkan paket iftar di Suni Abe,” ujarnya, Kamis (19/2/2026).

General Manager Suni Abe Ceprianda Lesmana berpose bersama tamu usai berbuka puasa. (Foto: Makawaru da Cunha/Papuainside.id)
Ia menjelaskan, konsep “Afterglow” terasa kental dalam suasana senja dan sunset di wilayah Abe. Gradasi langit yang berubah dari terang ke jingga keemasan menciptakan atmosfir tenang, seolah mengajak warga menikmati peralihan hari dengan penuh refleksi sambil menanti waktu berbuka.
“Kami ingin menghadirkan pengalaman berbuka dengan suasana senja dan sunset yang nyaman,” katanya.
Suni Abe menyiapkan sekitar 20 jenis hidangan setiap hari dengan konsep makan sepuasnya (all you can eat), mulai dari makanan khas Papua, nusantara, hingga western, lengkap dengan takjil dan aneka kue.
“Harga Rp 188.000 net per orang di Restaurant Seafood Laut Dalam, serta Rp 175.000 di Sky Lounge lantai 11. Kami juga memberikan promo beli 10 gratis 1,” ujarnya.

Chef Suni Abe Elvans Matheos menunjukkan hidangan ayam peking yang dipadukan santan tanpa mengubah tekstur dan bumbu dasar. (Foto: Makawaru da Cunha/Papuainside.id)
Chef Suni Abe, Elvans Matheos, mengatakan menu yang disajikan telah dirancang berbeda setiap hari selama satu bulan penuh.
“Kami sudah menyiapkan paket menu satu bulan, sehingga setiap hari menunya berbeda dan tidak monoton,” katanya.
Ia menambahkan, konsep yang diusung adalah fusion food, yakni memadukan masakan internasional dengan cita rasa lokal.
“Misalnya ayam peking kami padukan dengan santan tanpa mengubah tekstur dan bumbu dasar, hanya ditambahkan sentuhan lokal agar sesuai selera masyarakat Papua,” ujarnya.
Menurut dia, bahan makanan sebagian besar tersedia di Jayapura dan diolah menyesuaikan karakter rasa masyarakat setempat.

Suasana berbuka puasa di Suni Abe. (Foto: Makawaru da Cunha/Papuainside.id)
Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard J Nahumury pun memberikan respons positif terhadap sajian yang ditawarkan.
“Menu yang disajikan variatif, rasanya enak di lidah, dan cocok untuk berbuka puasa. Ini layak dikunjungi,” ujarnya.
Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momen Ramadhan dengan menikmati kuliner di Suni Abe.
“Kami mengajak masyarakat Jayapura untuk datang dan menikmati menu iftar di sini, karena pilihan makanannya banyak dan rasanya lezat,” katanya. **














