Hadir di Tengah Masyarakat, Satgas Yonif 511/DY Bantu Warga Pangkur Sagu

Prajurit Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY pangkur sagu bersama warga di Kampung Tomerau, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. (foto: Pendam XVII/Cenderawasih)

PAPUAInside.com, MERAUKE—Dalam rangka memperkokoh kemanunggalan antara TNI dengan Rakyat, personel Pos Tomerau Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY yang dipimpin oleh Wadanpos Serda Amin Eko beserta 9 anggota personel Pos, ikut serta dalam kegiatan pangkur sagu di Kampung Tomerau, Distrik Naukenjerai, Kabupaten Merauke, Minggu (22/01/2023).

Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Letkol Inf Rully Noriza, S.I.P., M.I.P.,  dalam keterangannya di Sota mengatakan bahwa sesuai dengan arahan yang diberikan kepada seluruh Pos-pos khususnya Pos Tomerau, selain melaksanakan tugas pokok untuk menjaga perbatasan, juga diperintahkan mengenal adat asli dari kampung masyarakat sekitar perbatasan, sehingga untuk beradaptasi dan menjaganya kelestarian budaya agar tetap dilestarikan untuk anak cucu nanti.

“Dengan menjaga kelestarian budaya tradisional pangkur sagu adalah sebuah proses pembuatan dari mulai memilih pohon sagu yang sudah cukup tua untuk ditebang, kemudian dikuliti, batang pohon sagu yang telah dikuliti kemudian dipukul atau di tumbuk menggunakan batang kayu hingga berbentuk serbuk kasar,  Serbuk kasar itu akan disaring dengan menggunakan “Goti”. Goti merupakan saringan yang terbuat dari anyaman dari sela-sela pohon sagu, sagu yang disaring itu kemudian dicampur dengan air dan diperas hingga keluar sari pati sagu yang kemudian diendapkan di dalam Tumang terbuat dari daun pohon sagu,” tutur Wadanpos Tomerau.

Bapak Daniel Ndimar (40) mengucapkan banyak terima kasih kepada anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 511/DY Pos Tomerau karena telah ikut serta dalam kegiatan pangkur sagu dan saya sangat terbantu dengan keberadaan Bapak-bapak TNI.

“Semoga dengan ini dapat terjalin hubungan yang baik antara anggota Satgas Yonif 511 dengan masyarakat,” ucap Bapak Daniel. ** (Pendam XVII/Cenderawasih)