Giliran 1800 Pedagang di Pasar Youtefa Lakukan Rapid Tes

Rapid test di Pasar Youtefa Abepura Jayapura, Senin (22/06/2020). (foto: Humas Kota Jayapura)

Oleh: Faisal Narwawan|

PAPUAinside.com, JAYAPURA – Guna memastikan warganya tidak terpapar Corona Virus Disease 2019 dan memutus mata rantai penyebaran covid 19 di kota Jayapura, Pemerintah Kota Jayapura, melalui Tim Gugus Tugas Covid 19 kota Jayapura kembali melakukan rapid test massal.

Kali ini giliran 1800 pedagang Pasar Youtefa yang lakukan repaid test dimulai Senin (11/06/2020) sampai Rabu (24/06/2020) dipusatkan di Pasar Youtefa Abepura.

Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid Kota Jayapura Ir. H. Rustan Saru dalam kesempatan itu mengatakan, rapid test dilakukan selama tiga hari.

Di hari pertama ini, pihaknya melakukan rapid test kepada para pedagang kios, Selasa besok rapid test dilakukan kepada pedagang yang menempati los-los, dan Rabu dilakukan tes kepada pedagang perantara termasuk pedagang kaki lima.

“Ada 1.800 pedagang yang kita rapid makanya kita bagi tiha hari. Semua pedagang kami minta aktif untuk lakukan tes karena hasilnya juga menentukan bahwa kasus ini betul-betul penyebarannya mulai berkurang,” jelas Rustan Saru.

Jika dalam rapid test tersebut hasil reaktif semakin menurun maka Kota Jayapura optimis bisa menerapkan new normal pada Juli mendatang.

Dijelaskan Rustan Saru, hingga kini terdapat 19.004 orang yang lakukan rapid test se Kota Jayapura, dengan hasil 1.672 reaktif dan 740 warga positif covid-19.

“Kami selalu pesan agar warga patuhi protokol kesehatan yang sudah disampaikan, pakai masker, disiplin cuci tangan hingga keadaan ini normal,” ucapnya lagi.

Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi dan UKM Kota Jayapura, Robert L.N Awi, ST, MT, mengatakan, pihaknya sebelumnya telah menyampaikan atau menyurati seluruh pedagang yang ada.

“Wajib ikuti rapid test ini dan apabila mereka tidak ikuti maka tidak diijinkan berdagang. Kami sangat mengharapkan semua pedagang ikuti rapid, karena minggu depan akan kami gelar razia kepada mereka,” jelas Robert Awi.

Salah satu pedagang kios Pasar Youtefa H. Winarto Iskandar yang ikut dalam kegiatan tersebut kepada wartawan mengatakan, rapid test memang sebagai langkah tepat dan harus dilakukan.

“Sebelumnya kita dikasih surat edaran dan memang ini bagus menurut saya. Saya senang karena ini gratis dan ini demi kita dan demi pengunjung pasar,” ujarnya. **