Gerakan Pramuka Papua Selatan Diharapkan Membina Generasi Muda di Bumi Anim-Ha

Pembukaan Musdalub Kwarda Gerakan Pramuka Papua pembentukan Kwarda Pramuka Provinsi Papua Selatan. (foto: ist)

PAPUAINSIDE.ID, MERAUKE— Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Papua, Kristhina Luluporo Mano mengharapkan pembentukan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Provinsi Papua Selatan melalui Musdalub bisa menghasilkan gerenasi emas untuk menjadi pemimpin masa depan Bumi Anim Ha.

Musdalub berlangsung 27-28 Januari 2025 di Merauke mengusung tema ‘’Dengan Musdalub, kita siapkan pemimpin masa depan di Papua Selatan.’’

“Hari ini kita ada bersama-sama dalam kegiatan Musdalub Kwarda Papua yang akan menetapkan pemimpin gerakan pramuka Papua Selatan di Provinsi yang baru ini,” kata Kristina Luluporo dalam sambutan pembukaan Musdalub.

Setelah terbentuk pengurus melalui Musdalub, kata Kristina Kwarda Papua akan melepas Kwarda Gerakan Pramuka Papua Selatan untuk dapat mengurus rumah tangganya sendiri yang disertai dengan pembentukan satuan karya dan satuan komunitas, berdasarkan aturan yang ada.

Kristhina berharap, pembentukan saka dan sako tak menimbulkan perpecahan diantara sesama generasi muda, tetapi memberikan dampak positif bagi pembinaan gerenasi muda di Bumi Anim-ha yang berwatak dan berkarakter baik serta berbudi pekerti yang luhur.

“Jadi, saya sangat berharap bahwa kegiatan Musdalub ini dapat berjalan dengan baik sampai dengan selesainya nanti tentunya dengan satu tujuan bersama yaitu menghasilkan pemimpin yang peduli dengan gerakan pramuka dan menyiapkan generasi emas Papua Selatan yang berwatak dan berkarakter hebat untuk pembangunan masa depan tanah Anim Ha,” ujar Kristhina.

Sekedar Informasi, usai menyampaikan sambutan, Agustinus Joko Guritno didampingi Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Papua, Kristhina Luluporo Mano dan Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap, Brigjen TNI Andy Setyawan menabuh tifa bersama pertanda Musdalub Gerakan Pramuka Papua resmi dibuka.

Selain peserta dari Kwarcab empat kabupaten di Papua Selatan, momentum akbar itu juga diikuti Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua Selatan. ** (rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *