Dornela Natalia Oropka, Paskibra Pegunungan Bintang Ingin jadi Tentara

Dornela Natalia Oropka. (foto: ist)

PAPUAINSIDE.ID, JAYAPURA—Terpilih sebagai Paskibra pada upacara HUT-79 Proklamasi RI 17 Agustus 2024 di Kabupaten Pegunungan Bintang, menjadi pengalaman tersendiri bagi Dornela Natalia Oropka siswi kelas 12 SMA YPPK di Oksbil.

Pengalaman itulah yang membuat Dornela menetapkan cita-citanya menjadi anggota TNI. ‘’Saya ingin menjadi tentara, saya sudah memiliki pengalaman menjadi Paskibra,’’ ujarnya lantang dari balik telepon.

Dornela bertugas membawa baki tempat Bendera Merah Putih yang dikibarkan saat upacara pengibaaran bendera Merah Putih yang berlangsung di lapangan upacara Kantor Bupati Pegunungan Bintang, Oksibil, Sabtu (17/08/2024).

Dihubungi PAPUAINSIDE.ID, Dornela menceriterakan pengalamannya selama satu bulan berlatih bersama 49 anggota Paskibra lainnya yang semuanya adalah siswa siswi dari sekolah lanjutan atas di Kabupaten Pegunungan Bintang.

‘’Saya anak asli Pegunungan Bintang sangat senang dan bangga terpilih jadi anggota Paskibra dan bertugas membawa baki tempat Bendera Merah Putih,’’ ujarnya.

Selama menjalani pelatihan yang dilatih Koordinator Paskibra Pegunungan Bintang Kapten Supryadi banyak materi yang mereka terima, terutama baris berbaris, kedisiplinan, pembekalan wawasan kebangsaan, kebersihan diri dan etika.

‘’Setelah saya menjalani pelatihan, disiplin, latihan baris berbaris saya memiliki rasa percaya diri yang tinggi sehingga sangat yakin bisa membawa baki tempat meletakkan bendera yang akan dikibarkan,’’ jelasnya.

Pengalaman menjalani pelatihan sebagai Paskibra kata Dornela akan tetap dilakukan meskipun pelatihan sudah selesai. ‘’Saya akan terus berlatih sendiri untuk disiplin dan mengajak teman-teman lain juga karena dengan disiplin kita bisa mengerjakan apa yang kita cita-citakan,’’ terangnya.

Koordinator Paskibra Pegunungan Bintang Kapten Supriyadi mengaku sangat bangga karena anak-anak yang mereka latih bersemangat mengikuti semua materi yang diberikan. Selain bangga kepada Paskibra juga kepada orang tua, para guru yang mendukung anak-anak mereka.

”Kami sangat bangga dan terharu karena orang tua, para guru mendukung anak-anak mereka yang mengikuti latihan untuk menjadi Paskibra, anak-anak bersemangat, pelatih pun bersemangat dan bangga bisa mendidik dan menjadikan anak-anak muda ini bertanggung jawab penuh menjalankan tugas dan amanah negara,” ujarnya. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *