Oleh: Vina Rumbewas I
PAPUAinside.com, WAMENA–Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Perdagangan (Disnakerindag) Jayawijaya memastikan harga pertalite yang dilaporan tembus Rp 20.000/ liter adalah harga yang beredar di pedagang BBM eceran.
Harga BBM jenis Pertalite di APMS-APMS di kota Wamena masih normal diharga Rp 7.850/ liter, sedangkan Pertamax Rp 9.200/ liter.
“Kita sudah laksanakan pengawasan di lapangan mulai 26 November lalu, dan harga BBM ditingkat pengecer berkisar antara Rp 18.000 hingga Rp 20.000/liter,” beber Kadisnakerindag Jayawijaya, Lukas Kosai melalui Kabid Perdagangan, Arisman Chaniago, Sabtu (27/11/2021).
Arisman juga mengungkapkan, mulai 29 November 2021 nanti harga BBM ditingkat pengecer tertinggi hanya diizinkan Rp 15.000/ liter.
“Diminta kepada seluruh para pengecer BBM di pasaran Wamena dan sekitarnya, agar mentaati himbauan ini dnegan menjual BBM paling tinggi Rp 15.000/ liter,” himbaunya.
Ditambahkan Pemkab Jayawijaya melalui Disnakerindag akan melakukan pengawasan dan penertiban bagi pengecer yang masih menjual BBM diatas harga eceran yang ditentukan pemerintah. **














