Oleh: Ignas Doy I
PAPUAInside.com, JAYAPURA—Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Papua, menyalurkan bantuan paket Sembako bagi kelompok basis, yang terdampak Covid-19 di tiga kabupaten dan Kota di Bumi Cenderawasih. Masing-masing Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura dan Kabupaten Keerom.
Kelompok basis tersebut, antara lain, Panti Asuhan, Pondok Pesantren, Sekolah Theologia dan Asrama Mahasiswa Swasta.
Kegiatan ini difasilitasi Divisi Tanggap Darurat dan Bantuan Kemanusiaan DPD Partai Demokrat Provinsi Papua Satgas Covid-19.
Bantuan yang disiapkan sebanyak 800 paket Sembako, yang direncanakan disalurkan di 52 titik sejak Rabu (03/06/2020).
Bantuan paket Sembako tersebut masing-masing berupa 10 karung beras, 5 rak telur, 5 kg gula pasir, 5 kotak teh celup, 5 dos mie goreng, 3 kg sabun cuci, 1 botol sabun mandi dan 1 jerigen minyak goreng.
Bantuan paket Sembako tersebut diserahkan langsung Wakil Ketua DPD Partai Demokrat provinsi Papua Usman G. Wanimbo, SE, MSi, didampingi pengurus DPD Partai Demokrat provinsi Papua dan pengurus DPC Partai Demokrat kabupaten dan kota.
Bantuan paket Sembako pada hari kedua Kamis (04/06/2020), disalurkan di sejumlah titik, yakni Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) Seminari St. Fransiskus Asisi Jayapura,
Asrama Putri Santa Clara Waena, STPK St. Yohanes Rasul Jayapura, Kelompok Janda, Yatim, Karyawan Toko yang di PHK di Tongkonan Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Provinsi Papua, Panti Asuhan Muhammadiyah Tanah Hitam, Asrama Katolik Nurjaya Padang Bulan, Asrama Mahasiswa STFT GKI IS Kijne, Asrama Tauboria, Asrama Putri Pdt. Yan Mamaribo, Mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Fattahul Muluk Papua, Asrama Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri Pembina Tingkat Provinsi Papua.
Usman G Wanimbo yang juga adalah Bupati Tolikara mengatakan, pihaknya menyalurkan bantuan Sembako bagi kelompok basis yang terdampak Covid-19, terutama untuk misi kemanusiaan.
“Kami hadir disini tak ada hal lain. Tapi semata-mata untuk mempererat kebersamaan, agar Indonesia tetap satu,” katanya.
Rektor IAIN Fattahul Muluk Papua Idrus Al Hamid menerangkan, kampus IAIN Fattahul Muluk Papua adalah rumah besar semua orang yang tinggal di Papua.
Ia menilai keliru, kalau kampus dijadikan miniatur yang seakan-akan dia blok dengan komunitas-komunitas politik lainnya. Padahal yang paling penting adalah bagaimana orang-orang bisa dekat kampus dan menimba wawasan.
“Itu sangat penting, karena kadang- kadang ada hal yang kita tak tahu mungkin kampus tahu,” terangnya.
Ketua Toraya Tondoku Papua Perantauanku (T2P2) Ekalia Randa mengatakan, pihaknya menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada DPD Partai Demokrat provinsi Papua, yang telah memberikan bantuan Sembako.
“Meski sedikit bantuannya, tapi sangat berarti buat kami. Apalagi di saat wabah Covid-19 banyak warga dirumahkan,” ucapnya.
Pembina dan Pengelola Asrama Putri Pdt. Yan Mamaribo, Helena Rumsawir/Afasedanya menuturkan, pihaknya menyampaikan terima kasih atas uluran kasih DPD Partai Demokrat provinsi Papua.
“Kiranya Tuhan memperkati bapak –ibu supaya tetap sehat, kuat untuk terus-menerus melayani masyarakat,” ungkapnya.
Pemimpin Asrama Putri Santa Clara Waena, Maria Cresensia, PRR menuturkan di saat Covid-19 semua pihak wajib mentaati protokoler kesehatan, antara lain bekerja dari rumah atau work from home menyebabkan ekonomi agak terganggu. Padahal anak-anak pasti membutuhkan bahan makanan sehari-hari.
“Untuk itu, kami menyampaikan terima kasih atas bantuan DPD Partai Demokrat provinsi Papua,” katanya.
Meski demikian, tuturnya, ia berharap kedepan bantuan yang diberikan bukan bahan makanan. Tapi bibit tanaman berupa sayur, keladi dan lain-lain, dengan memanfaatkan lokasi pekarangan. Apalagi Covid-19 ini semua pihak belum mengetahui kapan wabah ini akan berakhir.
“Kalau beras bisa habis, tapi kalau tanaman panjang kedepan dan tak habis,” imbuhnya.
Terkait hal ini, Rektor SMAK Seminari St. Fransiskus Asisi Jayapura Pastor Hendrikus John Klau menuturkan, pihaknya sejak sebulan lalu memanfaatkan pekarangan, untuk menanam sayur dan budidaya ikan air tawar.
“Kami tanam bermacam-macam sayur dan pelihara sebanyak 3000 ekor ikan nila, lele dan lain-lain, untuk ketahanan pangan,” tukasnya.
Ketua Presidium Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Jayapura Wakol Yelipele mengatakan, pihaknya menyampaikan terima kasih atas bantuan DPD Partai Demokrat provinsi Papua.
Meski demikian, ia mengharapkan kerjasama ini tak hanya terjadi hari ini. Tapi terus berlanjut.
“Kami masih dalam proses belajar, kami butuh bimbingan senior –senior, terutama di bidang politik, untuk bisa membangun Papua secara bersama sama,” ucapnya.**













