Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAINSIDE.ID, JAYAPURA—Himpunan Pedagang Pasar Youtefa dan Otonom merayakan Natal bersama sebagai ungkapan syukur atas kelahiran Yesus Kristus Sang Juru Selamat, Selasa (23/12/2025) malam.
Yang istimewa, prosesi penyalaan lilin Natal tak hanya dilakukan umat Kristiani dan Orang Asli Papua (OAP), tapi juga umat Muslim dari sejumlah paguyuban, di antaranya Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Papua, Himpunan Keluarga Jawa Madura (HKJM) Papua, dan Kerukunan Keluarga Buton Raya (KKBR) Papua dan lain-lain.
Peristiwa ini menegaskan kuatnya toleransi antarumat beragama di Jayapura dan Tanah Papua.
Perayaan Natal berlangsung sederhana, khidmat, dan penuh sukacita dengan tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24). Hadir dalam kegiatan ini Asisten III Kota Jayapura Frederik Awarawi, anggota DPRD Kota Jayapura, tokoh adat, tokoh perempuan, pemuda, paguyuban, serta tamu undangan.

Pedagang Pasar Youtefa dan Otonom merayakan Natal bersama sebagai ungkapan syukur atas kelahiran Yesus Kristus, Selasa (23/12/2025) malam. (Foto: Istimewa)
Kepala UPTD Pasar Youtefa dan Otonom, La Kaimudin, mengatakan para pedagang menyambut perayaan ini dengan antusias dan rasa syukur, mengingat sejak pasar berdiri belum pernah ada perayaan Natal bersama.
“Baru kali ini mereka bisa merayakan Natal bersama sejak saya diberi mandat oleh bapak wali kota untuk mengurus pasar ini,” ujar La Kaimudin.
Natal terselenggara berkat kerja sama dan partisipasi dari Himpunan Pedagang Pasar Youtefa dan Otonom melalui sumbangan sukarela, baik berupa uang maupun bahan kebutuhan pokok.
“Keterlibatan pedagang Kristen dan Muslim menunjukkan kebersamaan yang saling mendukung sehingga perayaan ini dapat berlangsung dengan baik,” katanya.
Ia berharap perayaan Natal bersama dapat menjadi agenda tahunan sebagai ruang memperkuat kekerabatan antar pedagang.
Koordinator Pasar Mama-mama Papua Youtefa, Yohanes Awi, mengaku terharu karena untuk pertama kalinya seluruh pedagang dipersatukan dalam perayaan Natal bersama.
“Ini momen yang belum pernah terjadi dalam sejarah pasar ini. Kami menyalahkan lilin Natal sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan,” ujarnya.
Pengamanan kegiatan berlangsung aman dan kondusif. Danpos Pasar Youtefa dan Otonom, Bripka Oktovianus Kanikir, memastikan perayaan berjalan lancar tanpa gangguan.
Salah satu pedagang, Nelina Wenda, menyampaikan rasa syukur karena pada tahun 2025 pedagang Pasar Otonom dan Youtefa akhirnya dapat merayakan Natal bersama.
“Kami mama-mama pasar sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah dan kepala pasar yang telah mempertemukan kami semua dalam perayaan Natal ini,” ujarnya. **














