Bupati Spei Bidana Lantik 26 Kepala Sekolah dari Tingkat TK Sampai SMA

Bupati Spei Yan Bidana menyampaikan sambutan saat pelantikan 26 kepala sekolah dari tingkat SD sampai SMA. (foto: istimewa)

PAPUAInside.id, JAYAPURA— Bupati Pegunungan Bintang (Pegubin) Spei Yan Bidana, ST.M.Si melantik 26 kepala sekolah tingkat TK, SD, SMP dan SMA di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Pegunungan Bintang, Kamis (15/06/2023).

Bupati Spei dalam sambutan pelantikan berharap para kepala sekolah ini membantu menjaga keamanan dalam masyarakat melalui nasihat kepada warga, karena jika daerah tidak aman maka proses belajar mengajar juga terganggu.

Persitiwa Kiwirok tahun 2021 kata Spei masih berdampak pada kondisi saat ini dimana sejumlah sekolah belum melangsungkan proses belajar mengajar.  “Pesan saya pertama, karena bapa ibu ada di tengah masyarakat akar rumput, tolong jaga keamanan. Sekali lagi tolong ikut jaga keamanan. Bapa ibu harus ambil peran untuk jadi penasihat bagi semua orang di masyarakat. Tidak boleh terjadi seperti yang lalu-lalu. Segala sesuatu bisa dibicarakan dari hati ke hati dan kepala sekolah punya peran itu,” pesannya.

Diingatkan bahwa pendidikan harus berjalan bagus di semua tingkatan untuk mendapatkan SDM yang bagus pula.

Pegunungan Bintang, kata Bupati Spei sudah memiliki perguruan tinggi yaitu Universitas Okmin yang bisa mendidik anak-anak lulusan SMA yang melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan tinggi dan anak-anak tidak perlu menmgeluarkan biaya besar untuk mengenyam pendidikan di luar daerah.

‘’Kita bersyukur saat ini kita sudah punya Universitas Okmin Papua. Kalau pendidikan dasar kita berjalan bagus, anak-anak kita diarahkan untuk kuliah di sana dan uang kita berputar di Pegunungan Bintang. Saat ini kita biayai sekitar 3.000 lebih mahasiwa dan tiap tahun puluhan miliar, artinya kita bawa uang keluar daerah,” ujar Bupati Spei.

Spei Bidana mengingatkan kembali pentingnya tertib administrasi penggunaan dana BOS dan disiplin para kepala sekolah serta guru-guru dalam menjalankan tugas. Sebab hal ini masih menjadi catatan merah dari tahun ke tahun yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan setempat.

“Harapan saya, kalian selalu ada di tempat, jangan selalu tinggalkan tempat tugas. Memang sana-sini banyak kekurangan, tetapi menjadi guru adalah panggilan jadi harus berada di tempat tugas agar anak-anak bisa sekolah,” tutupnya.

26 kepala sekolah yang dilantik tersebut masing-masing 2 kepala TK, 14 kepala SD, 7 kepala SMP, dan 3 kepala SMA. ** (Sumber: Okmin TV)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *