Oleh: Nethy DS |
Papuainside.com, Jayapura—Prajurit TNI AD yang bertugas menjaga keamanan perbatasan wilayah RI- PNG diharapkan memahami budaya, karakter kearifan local agar terjalin hubungan yang baik dengan masyarakat.
Hal tersebut dipesankan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring saat memimpin upcara penyambutan Satgas Pamtas yang akan bertugas di wilayah Kolapkopsrem 172/PWY menggantikan Satgas yang sudah mengakhiri masa tugasnya.
‘’Ingat, kehadiran kalian harus memberikan kebaikan bagi masyarakat bangsa dan negara, serta taatilah hukum dan HAM agar tehindar dari segala bentuk pelanggaran. Hal lain yang perlu dipahami, pelajari karakter, budaya dan kearifan lokal sehingga kalian dapat diterima dengan baik oleh masyarakat di sekitar pos kalian,’’ pesan Pangdam.
Upacara penyambutan sekaligus pelepasan Satgas berlangsung di Aula Roberth Isir Bumi Perkemahan Pramuka Cenderawasih Waena Jayapura Papua. Senin, (12/08/2019).
Satgas yang disambut dari Yonif Anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 300/BJW, Yonif 713/ST dan Yonif Raider 509/BY baru tiba. Satgas yang dilepas Yonif Para Raider 328/DGH, Yonif 725/WRG dan Yonif 126/KC.
Pangdam menjelaskan, wilayah perbatasan yang akan menjadi tugas pengamanan merupakan beranda terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang memiliki tingkat kerawanan yang harus diantisipasi seperti aktivitasi illegal loging, illegal minning, human trafficking, pelintas batas, kriminal bersenjata, peredaran narkoba dan miras. “Oleh karena itu, kalian harus memahami tugas dan protap-protap yang berlaku serta mengaplikasikan materi-materi yang sudah diberikan selama pra-tugas di wilayah penugasan,” jelas Pangdam.
“Selalu waspada pada saat melakukan patroli pengamanan maupun saat melakukan pemeriksaan patok batas serta buat tanda dari pos ke patok batas di sektor masing-masing,” tambahnya.
Diingatkan pula agar menjalin kerjasama yang baik dengan stake holder lainnya di wilayah penugasan. “Di daerah penugasan terdapat beberapa satuan baik TNI maupun Polri, untuk itu saya mengharapkan kepada para prajurit agar menjalin hubungan yang baik dan harmonis serta bersinergi dengan satuan lain, pemerintah daerah maupun tokoh adat, serta instrumen masyarakat,” tegas Pangdam.
Upacara penyambutan sekaligus pelepasan Satgas Pamtas RI – PNG Kolakopsrem 172/PWY dihadiri Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf A Rodja, Dan Lanud Silas Papare Marsma TNI Tri Bowo Budi Santoso, Kepala BNN Papua Brigjen Pol Jackson Lapalonga serta pejabat instansi terkait. **














