Belasan Petak Kios dan Warung Makan Hangus Terbakar di Jalan Baru Abepura

Kebakaran di Jalan Baru- Melati Abepura hanguskan belasan kios dan tempat usaha warga. (Foto : Ist)

Oleh: Faisal Narwawan|

PAPUAInside.com, JAYAPURA –  Belasan kios dan warung di Jalan Baru – Melati Abepura, Kota Jayapura hangus terbakar.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 04.45 WIT, Rabu (14/7/2021) pagi.

Data sementara terdapat 14 kios dan warung makan yang hangus terbakar, selain itu api juga menghanguskan sebagian bangunan Toko Jempol Mas, toko mainan anak dan kebutuhan laiinnya di daerah tersebut.

Belum diketahui penyebab pasti kebakaran.

Pemadam Kebakaran Kota Jayapura dibantu Water Canon Brimob Polda Papua berusaha memadamkan api. (Foto : Faisal Narwawan)

Yohan Warinussy  selaku Kasi Ops Pemadam Kota Jayapura mengatakan, pihaknya mendapat informasi kebakaran terjadi  pukul 04.45 WIT.

Pihaknya menurunkan enam armada pemadam kebakaran dibantu satu unit water canon.

Walau sempat kesulitan karena api terus membesar lantaran banyaknya bensin dan minyak tanah, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.30 WIT.

“Kebetulan lokasi dekat dengan pos kami sehingga cepat anggota datang. Api berhasil padam pukul 05.30 WIT, saat ini kami lakukan pembasahan dulu,” katanya.

Muhammad Fahri Hamsah (40) saksi yang juga korban di TKP mengatakan, ia terbangun dari tempat tidurnya  saat api sudah membesar dan membakar plafon kamarnya.

“Punya saya itu sablon Percetakan Qween Art, kios kedua dari ujung. Saya sedang tidur di dalam, api sudah membesar, bakar plafon saya hanya motor yang saya selamatkan, itu pun keluar pakai celana dalam saja,” kata Hamsah, Rabu (14/07/2021) pagi.

Hamsah yang menderita luka bakar ringan di punggungnya mengaku tak tahu pasti dari mana api berasal. Namun, saat keluar bangunan lainnya belum terbakar seluruhnya, hanya miliknya dan kios sembako paling ujung yang sudah dilalap si jago merah.

Ambran Ketua RT 04 RW 03 Jalan Baru – Melati Abepura mengatakan, pemilik 14 kios dan tempat usaha tersebut baru mengetahui kejadian setelah api membesar.

“Ada beberapa warung makan, penjualan hp, penjahit, kios telur, pangkas rambut, tempat pembuatan stempel, cucian motor, kios minyak tanah, sablon dan kios sembako. Termasuk sebagian Toko Jempol Mas dan gudang Cenderawasih Furniture,” jelas Ambran.

Belum ada keterangan resmi pihak kepolisian terkait kebakaran tersebut. Kejadian ini masih dalam penyelidikan kepolisian setempat. **