Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.id, JAYAPURA—Bawaslu Kota Jayapura, menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif peran aktif pemilih pemula dalam pengawasan pemilu serentak tahun 2024.
Sosialisasi ini diikuti pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) tingkat SMA beserta guru berlangsung di @HOM Premiere Abepura by Horison, Kamis (30/3/2023).
Anggota Bawaslu Kota Jayapura Hardin Halidin, ketika dikonfirmasi, mengatakan, pengurus OSIS sangat antusias, bahkan beberapa pertanyaan berbobot.
“Ini suatu bukti bahwa OSIS SMA rupanya cukup kritis menghadapi isu-isu kepemiluan. Hanya mungkin selama ini suara mereka kadang-kadang tak tersampaikan atau mungkin tak diakomodir baik,” tuturnya.
Pengurus OSIS juga bertanya mengapa selama ini hanya Bawaslu yang memberikan sosialisasi, padahal KPU dan Dukcapil juga adalah mitra kerja Bawaslu, yang memiliki Tupoksi menggelar sosialisasi.
“Kami sebenarnya mengundang Dukcapil Kota Jayapura, untuk hadir tapi batal, karena masih ada kegiatan yang lain,” ucapnya.
Oleh karena itu, terangnya, Bawaslu dan pengurus OSIS SMA menyepakati mengundang Dukcapil Kota Jayapura dan KPU Kota Jayapura sekaligus, untuk menyampaikan sosialisasi, yang dijadwalkan antara tanggal 27, 28 atau 29 April 2023 mendatang.
Menurutnya, kehadiran Dukcapil sangat penting, agar karena salah-satu syarat bagi pemilih pemula adalah berusia diatas 17 tahun dan memiliki e-KTP.
Selain itu, katanya, pemilih pemula juga mendapatkan gambaran yang lebih utuh terhadap proses DPT dan lain-lain.
Sedangkan KPU dapat menyampaikan tahapan Pemilu, tata cara pencoblosan dan lain-lain.
Hardin menjelaskan, Bawaslu Kota Jayapura telah menandatangai perjanjian kerjasama atau memorandum of understanding (MoU) dengan 9 SMA di Kota Jayapura pada Oktober 2022.
Ke-9 SMA itu masing-masing SMAN 1 Jayapura, SMAN 3 Jayapura, SMAN 4 Jayapura, SMAN Khusus Olahraga Buper, SMA YPPDK Gabungan Jayapura, SMA Diaspora, SMA Taruna Bakti, SMA Pembangunan V Yapis Waena dan SLBN 1 Jayapura.
Salah satu nota perjanjian kerjasama adalah OSIS 9 SMA di Kota Jayapura mengusung OSIS Jaga Hak Pilih, yakni mendata setiap siswa yang akan menjelang usia 17 tahun, kemudian disampaikan kepada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jayapura, untuk datang melakukan perekaman e-KTP. Sebagaimana Bawaslu Kota Jayapura di SLBN 1 Jayapura dan SMAN 1 Jayapura.
“Kami ingin agar kontribusi OSIS SMA di Kota Jayapura lebih nyata, terutama dalam menjaga hak pilih,” ujar Hardin.
Sehari sebelumnya di tempat yang sama, Bawaslu juga menggelar sosialisasi kepada para mahasiswa, yang tergabung dalam Kelompok Cipayung, yakni GMKI, GMNI, HMI, PMII dan PMKRI.
Sama seperti OSIS SMA, Bawaslu Kota Jayapura juga telah menandatangani perjanjian kerjasama dengan Kelompok Cipayung pada September 2020.
Hardin mengatakan, pihaknya juga telah mengagendakan sosialisasi bersama pimpinan media massa dan mahasiswa dalam acara Ngopi Jahe, yang direncanakan berlangsung di Hotel Horison, Padang Bulan, Jayapura, Sabtu (1/4/2023) petang sekaligus buka puasa bersama. **














