PAPUAInside.com, JAYAPURA—PT Freeport Indonesia memberikan bantuan kepada Universitas Cenderawasih senilai Rp 60 miliar, untuk pembangunan gedung pusat sains dan kemitraan senilai Rp 45 ribu dan kerjasama penelitian sebesar Rp 15 M.
Ground breaking pembangunan gedung sains dan pusat kemitraan dilakukan CEO PT Freeport Indo CEO PT. Freeport Indonesia (PTFI), Richard C. Adkerson dan Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia di Kampus Uncen Abepura, Jayapura, Kamis (06/10/2022)
Gedung akan dibangun di atas lahan 2.765 M2 dan membutuhkan waktu 12 bulan serta memiliki tiga lantai.
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas menyebutkan Uncen menjadi salah satu mitra utama.
“PT PFI sudah lama bekerja sama dengan Pihak Uncen, dan rencana pembangunan Gedung Pusat Sain dan Kemitraan ini merupakan wujud kerjasama yang selama ini dibahas. Tentu tujuannya, adalah mendukung meningkatkan daya mutu pendidikan di Tanah Papua,” kata Presdir Wenas.
Ia juga berharap dengan adanya kerjasama ini PT PFI dan Uncen dapat bahu membahu untuk membangun kemajuan tanah Papua, juga kejayaan Indonesia.
“Kami juga memiliki program bersama dan akan meneruskan program yang sudah dilakukan, termasuk melakukan penandatangan kerja sama untuk penelitian senilai Rp 1,5 miliar. Harapannya, Freeport dan Uncen saling bahu menbahu membangun Papua,” jelas Tony.
Rektor Uncen Apolo Safanpo menjelaskan Freeport senantiasa membantu dalam bentuk kuliah umum, magang hingga penelitian dan kegiatan akademis lainnya. “Kami harapkan gedung ini memberikan pembelajaran yang optimal bagi pengembangan ilmu, keterampilan mahasiswa dan rakyat Papua,” jelasnya. **














