Anak Didik di Puncak Antusias, Program Si Ipar Terus Digencarkan

Satgas Rasaka Cartenz 2023, ketika menyampaikan Program Si Ipar atau Polisi Pi Ajar di Kabupaten Puncak, Papua Tengah. (Foto: Dok Polda Papua)

Oleh: Faisal Narwawan

PAPUAinside.Id, JAYAPURA—Kasatgas Humas Ops Rasaka Cartenz 2023 Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo, SH, SIK, MKom mengatakan Program Si Ipar (Polisi Pi Ajar)  akan terus digencarkan, guna memberikan motivasi dan semangat bagi anak-anak di wilayah Kabupaten Puncak, untuk meraih cita-cita.

Program Si Ipar Ops Rasaka Cartenz 2023 merupakan salah-satu upaya untuk membantu pemerintah daerah setempat dalam memacu peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya di bidang pendidikan.

Dimana jika dilihat dari IPM di Kabupaten Puncak cukup rendah yakni sekitar 43,87 atau dibawah 60.

“Harapannya melalui kegiatan ini dapat mendongkrak kemajuan dan potensi yang mereka miliki sehingga dapat bermanfaat baik dalam kehidupan sehari-hari maupun di masa depan nantinya,” ungkapnya.

Disebutkan, program bagi anak-anak binaan Satgas Rasaka Cartenz-2023 di Kabupaten Puncak, Papua Tengah  diikuti dengan antusias.

Mereka,nampak sangat bahagia dengan hadirnya program Si-Ipar, yang digelar oleh kepolisian daerah Papua.

Kini anak-anak yang me ngikuti program Si Ipar sudah terbiasa dengan belajar membaca, menulis serta berhitung. Bahkan sebagian dari mereka sudah membiasakan diri untuk dilatih tentang memecahkan perkalian dan pembagian.

Hal itu terjadi ketika  personel Satgas Rasaka Cartenz selesai mengajar mengenai membaca dan berhitung, salah satu anak didik bernama Meris Tabuni meminta agar diajarkan mengenai perkalian dan pembagian.

“Bapa Polisi, sa dengan teman-teman besok mau belajar perkalian dan pembagian boleh toh,” tanya Meris kepada petugas, Minggu (11/6/2023).

Iptu Yonias Purwanto  yang menjadi tenaga pendidik tentu menanggapi dengan senang hati apa yang diminta oleh Meris Tabuni.

Ia meyakini program Si-Ipar dapat meningkatkan niat belajar anak-anak, hal itu tergambar dari keinginan mereka untuk mendapatkan pendidikan lebih.

Iptu Yonias Purwanto mengakui bahwa semangat anak-anak didiknya tersebut untuk belajar sangat besar.

Diketahui bahwa mereka adalah anak-anak pilihan Satgas Ops Rasaka Cartenz-2023 wilayah Puncak yang diberikan kesempatan karena tidak mendapat layanan pendidikan sejak dini.

“Kini sudah memasuki bulan keenam kami memberikan proses belajar membaca, menulis dan berhitung kepada mereka. Program Si-Ipar diperuntukkan bagi anak-anak yang tidak atau putus sekolah,” ujarnya.

Iptu Yonias menuturkan, pihaknya merasa lebih bersemangat melihat keaktifan anak-anak tersebut mengikuti kegiatan belajar.

“Yembison Murib, Arius Tabuni dan Meris Tabuni mengikuti kegiatan belajar yang kami berikan dengan suka cita dan gembira,” tuturnya.

Ia mengharapkan,  program kemanusiaan Polri ini dapat terwujud maksimal. Polri pun dapat lebih dicintai dan ada di hati masyarakat.

“Ops Rasaka Cartenz-2023 Polres Puncak melalui program Si-Ipar dapat membantu anak-anak untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya,” harapnya. **

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *