Bupati Elvis Tabuni Temui BNPB Pusat Usulkan Pembangunan 250 Unit Rumah untuk Masyarakat

Bupati Puncak Elvis Tabuni didampingi PJ sekda Puncak Nenu Tabuni saat bertemu Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansah, di di lantai 7 Jln Pramuka Graha BNPB Jakarta Timur, Rabu (12/11/2025). (foto: Diskominfo Puncak)

PAPUAINSIDE.ID, JAKARTA- Bupati Puncak  Elvis Tabuni melakukan pertemuan dengan pihak Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB) RI yang diwakili oleh Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansah, di di lantai 7  Jln Pramuka  Graha BNPB Jakarta Timur, Rabu (12/11/2025).

Pertemuan ini bertujuan mencari dukungan dari pemerintah pusat untuk membangun sekitar 250 unit rumah sederhana bagi warga Kabupaten Puncak, yang terkena dampak dari bencana tanah longsor menyebabkan kerusakan parah pada permukiman penduduk,serta dampak dari konflik sosial yang mengakibatkan rumah warga dibakar.

Bupati Elvis yang didampingi PJ Sekda Nenu Tabuni, Kepala Bappeda Puncak Herman Wanma, serta kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, menjelaskan dampak bencana alam dan konflik sosial ini mengakibatkan banyak masyarakat kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi ke daerah yang lebih aman. ‘’Sehingga kita mencari  dukungan dari Pemerintah pusat untuk mencari solusi bagaimana masyarakat ini memiliki rumah, ini juga  sebagai bagian dari upaya pemulihan sosial dan percepatan rehabilitasi pasca bencana dan konflik sosial,” ujar Bupati Puncak Elvis Tabuni usai pertemuan.

“Program ini merupakan bagian dari langkah strategis untuk memulihkan kehidupan sosial, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendukung program pemerintah pusat dalam pengentasan kemiskinan ekstrem dan pemerataan pembangunan di wilayah tertinggal seperti Kabupaten Puncak,” tambahnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB Jarwansah menyambut baik langkah yang dilakukan oleh Bupati Elvis Tabuni yang bertemu dengan pihak dalam rangka mencari solusi untuk menangani persoalan infratruktur di Kabupaten Puncak.

“Kami berharap usulan tersebut bukan saja ke BPNB, namun juga disampaikan kepada seluruh kementerian dan lembaga terkait, sehingga kami semua bisa berkolaborasi untuk mencari solusi, sehingga apa yang diiinginkan oleh masyarakat bisa kita wujdukan,” tuturnya.

Kata Jarwansah, khusus untuk Kabupaten Puncak, sejak tahun 2024, pemerintah pusat sudah memberikan perhatian dibuktikan dengan pembangunan dua gudang logistik di Sinak dan di Agandugume, pembangunan dua gudang tersebut merupakan tindak lanjut dari adanya kordinasi lintas kementerian dan ditunjuklah BNPB yang membangun dua gudang tersebut.

“Kami pasti akan sampaikan usulan ini ke Kepala BNPB, harapan kami sesegera mungkin rumah warga bisa dibangun, sehingga masyarakat di sana bisa kembali ke rumah masing-masing dan menghuni yang layak huni,” tambahnya. ** (Diskominfo Puncak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *