Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.id, JAYAPURA—Menjelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Papua yang digelar pada Rabu (6/8/2025), Polda Papua mengimbau masyarakat agar tak langsung mempercayai hasil hitung cepat (quick count), yang beredar di berbagai media atau media sosial.
Imbauan ini disampaikan langsung oleh Kapolda Papua, Irjen Pol Patrige Renwarin, melalui Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, dalam konferensi pers di Hotel Mercure, Jayapura, Selasa (5/8/2025).
“Kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak langsung percaya hasil quick count. Tunggu saja hasil resmi dari KPU Papua,” ujar Cahyo.
Ia menambahkan, data hasil hitung cepat belum tentu akurat dan bisa menimbulkan disinformasi yang memicu ketegangan di tengah masyarakat.
Menurutnya, Polda Papua akan terus memantau perkembangan situasi selama PSU berlangsung, termasuk potensi penyebaran informasi hoaks atau provokatif yang dapat mengganggu ketertiban umum.
“Kami mengajak semua pihak, termasuk tim sukses dan simpatisan pasangan calon, untuk tidak menyebarkan informasi yang belum pasti. Hormati proses demokrasi dan mari jaga Papua tetap aman dan damai,” tambahnya.
PSU Pilkada Papua dijadwalkan berlangsung serentak di sejumlah wilayah yang tersebar di 9 kabupaten/kota.
Polda Papua juga telah menyatakan kesiapan penuh dalam pengamanan, termasuk distribusi logistik dan personel ke TPS-TPS yang dianggap rawan. **














