Bupati Puncak Serahkan Rp 21 Miliar Dana Kampung di Beoga, Janji Bangun Puskesmas Rujukan Baru

Bupati Elvis Tabuni dan Wakil Bupati Naftali Akawal, menyerahkan dana kampung saat kunjungan kerja di Distrik Beoga, Selasa (22/7/2025). (Foto: Diskominfo Puncak)

Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.id, BEOGA—
Bupati Puncak Elvis Tabuni dan Wakil Bupati Naftali Akawal kembali melakukan kunjungan kerja ke wilayah III Kabupaten Puncak, Selasa (22/7/2025), dengan agenda utama penyerahan dana kampung tahap I tahun 2025 serta menyerap aspirasi langsung dari masyarakat. Kegiatan ini dipusatkan di Distrik Beoga dan mencakup lima distrik, yakni Beoga, Beoga Timur, Beoga Barat, Wangbe, dan Ogamanim.

Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Puncak menyerahkan total dana kampung sebesar Rp 21 miliar lebih, yang terbagi untuk 40 kampung di lima distrik tersebut.

Penyerahan dana ini disambut meriah oleh masyarakat setempat dengan tarian adat dan penyematan mahkota cenderawasih kepada Bupati dan Wakil Bupati sebagai simbol penghormatan dan ucapan terima kasih.

“Saya berharap dana kampung ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk pemberdayaan masyarakat, agar kesejahteraan di kampung-kampung terus meningkat,” kata Bupati Elvis Tabuni dalam sambutannya.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting, termasuk Kapolres Puncak dan Dandim 1717/Puncak, serta para kepala OPD. Selain menyerahkan dana kampung, pemerintah juga menyalurkan bantuan bahan makanan dan sembako bagi masyarakat terdampak konflik sosial dan bencana alam.

Bupati Puncak Elvis Tabuni bersama Wakil Bupati Naftali Akawal, saat melakukan kunjungan kerja dan menyerahkan dana kampung kepada masyarakat di Distrik Beoga, Selasa (22/7/2025). (Foto: Diskominfo Puncak)

Puskesmas Baru untuk Beoga dan Sekitarnya

Dalam kesempatan itu, Bupati Elvis Tabuni dan Wakil Bupati menyempatkan diri meninjau Puskesmas Beoga, yang saat ini mengalami penurunan kualitas layanan akibat rusaknya sejumlah fasilitas penting, seperti ruang KIA dan loket pelayanan.

Setelah meninjau langsung, Bupati berkomitmen membangun Puskesmas baru yang representatif pada tahun 2026 mendatang. Puskesmas ini dirancang sebagai pusat layanan kesehatan rujukan bagi lima distrik di wilayah Beoga dan sekitarnya.

“Saya sudah instruksikan Dinas Kesehatan dan Dinas Pekerjaan Umum untuk merancang pembangunan Puskesmas baru tahun depan. Harus lengkap dengan dokter, perawat, alat kesehatan, dan fasilitas rawat inap,” tegas Bupati.

Langkah ini menjadi angin segar bagi masyarakat Beoga yang selama ini kesulitan mengakses layanan kesehatan memadai. Komitmen pemerintah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan memperkuat infrastruktur dasar di wilayah pegunungan Papua.

Sebelumnya, Kepala Puskesmas Beoga, Erina Murip, menyampaikan langsung keluhan terkait kondisi puskesmas yang hampir tak layak pakai, kekurangan tenaga medis, serta rendahnya tingkat kehadiran pegawai kecuali saat kunjungan pejabat.

“Saya harap pemerintah bisa melihat langsung kondisi bangunan dan keterbatasan kami. Kami sangat butuh perhatian,” ungkap Erina.

Pembangunan Puskesmas rujukan ini dipandang sebagai langkah strategis untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat pelosok, serta bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan pelayanan publik di Kabupaten Puncak. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *