Polres Sarmi Larang Permainan Meriam Spritus Jelang Nataru

olres Sarmi minta para bocil stop main meriam spiritus. (Foto : Polda Papua)

Oleh: Faisal Narwawan|

PAPUAINSIDE.ID, JAYAPURA – Polda Papua melalui Polres Sarmi memperingatkan orang tua agar mengawasi anak-anaknya untuk tidak membunyikan meriam spiritus jelang natal dan tahun baru.

Larangan tersebut disampaikan Kapolres Sarmi Kompol Suparmin dan berharap para orang tua bisa ikut berperan mencegah anak-anaknya bermain meriam kaleng. Sebab aktifitas itu sudah sangat meresahkan masyarakat.

“Saat perayaan Natal, dihimbau kepada orang tua agar mengawasi anak-anaknya  untuk tidak bermain petasan ataupun meriam kaleng spritus karena berbahaya bagi anak dan juga orang di sekitarnya”, ujar Kapolres.

Kapolres menegaskan, Polisi akan mengamankan anak-anak yang didapati bermain meriam kaleng dengan bahan bakar spritus. “Kami akan amankan, bawa ke kantor panggil orang tuanya dan berikan edukasi kepada mereka,” kata dia.

Selain kepada para orang tua, imbauan juga ditujukan kepada pemilik kios/toko di sekitar agar tidak melayani pembelian spiritus atau bahan jenis lainnya oleh anak-anak yang kemudian digunakan untuk bermain meriam kaleng tersebut.

“Diimbau agar kepada pemilik kios atau toko agar tidak melayani anak-anak yang membeli spritus atau apapun yang digunakan untuk petasan meriam kaleng spritus,” tambah Kapolres

Permainan meriam kaleng spritus sangat berbahaya kata Kapolres. Selain mencelakakan diri sendiri akibat bahan yang mudah terbakar, juga berbahaya bagi orang lain yang melintasi jalan karena dentuman keras dari meriam tersebut.

Tidak menutup kemungkinan, bunyi meriam kaleng yang dimainkan oleh anak-anak di jalanan itu juga mengganggu kenyamanan terutama bagi para lansia, anak bayi dan orang-orang sakit. **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *