Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.id, JAYAPURA—Insya Wakum, yang akrab dipanggil Ina, dengan suka rela memeriksa tekanan darah nokeners, ketika Menoken Pertukaran Oktober 2024 di Pantai Wisata Harlem, Kampung Tablasupa, Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, 7 Oktober 2024.
Menoken Pertukaran Oktober 2024 berlangsung di beberapa Kampung di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, 1-7 Oktober 2024.
Dilanjutkan di beberapa kampung di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, 9-11 Oktober 2024.
Menoken Pertukaran Oktober 2024 dihadiri nokeners dari wilayah adat Mamta, Anim Ha dan Domberai serta Mitra BUMMA.
Ina menjelaskan, ia melakukan pemeriksaan tekanan darah, setelah nokeners aktif melakukan kegiatan dan menempuh perjalanan jauh.
“Jadi seseorang beraktivitas tak bisa kita tensi, tapi harus dalam keadaan beristirahat, agar jantungnya tak memompa dengan cepat, sehingga kita bisa tahu tekanan darahnya tinggi atau rendah,” ujar mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Progam Studi Profesi Ners Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura ini.
Ina yang tengah praktek kerja profesi di RSUD Dok II Jayapura ini menjelaskan, kalau seseorang memiliki tekanan darah rendah, maka dia bisa berpotensi kekurangan cairan didalam tubuh.
Sebaliknya, kalau tekanan darah seseorang tinggi berarti dia beresiko untuk mendapat penyakit lain, seperti penyakit jantung, stroke dan lain-lain.
Selain itu, ucap Ina, kalau ada alat-alat lengkap, ia bisa memeriksa gula darah, asam urat dan kolesterol.
“Saya akan bawa alat-alat yang lebih lengkap, jika ada kesempatan menoken lagi,” tandas lajang yang aktif di Komunitas EcoDefender Jayapura ini. **














