Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.id, JAYAPURA—Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), menggelar kunker ke Polda Papua, untuk memastikan pengamanan berjalan lancar, aman dan sukses dan juga memastikan Polri netral dalam Pilkada 2024.
Demikian disampaikan Komisioner Kompolnas Poengky Indarti, ketika bertindak sebagai nara sumber di sela-sela Bincang Sore Media dan Bawaslu Netralitas TNI/Polri dalam Mensukseskan Pilkada Damai di Papua di Hotel Aston, Jayapura, Selasa (15/10/2024) petang.
Nara sumber lainnya adalah Ketua Bawaslu Provinsi Papua Hardin Haladin, yang diwakili Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Provinsi Papua, Yofrey Piryamta N Kebelen.
Kegiatan ini bertindak sebagai Moderator Jurnalis Senior Odeodata H Julia.
Poengky menjelaskan, pihaknya tak hanya ke Polda Papua, tapi Polda di seluruh tanah air, termasuk Polda Jateng.
Seperti diketahui, salah-satu Calon Gubernur Papua Periode 2024-2029, Matius D Fakhiri adalah mantan Kapolda Papua, dan Calon Gubernur Jateng Periode 2024-2029 Ahmad Luthfi adalah mantan Kapolda Jateng.
Poengky berpesan kepada pimpinan Polda Papua dan jajaran untuk menjaga netralitas.
“Jangan sampai institusi Polri tercemar, jika ada anggota yang ditemukan tak netral segera lapor ke Kompolnas. Kami akan minta yang bersangkutan untuk segera diperiksa,” tandasnya.

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti, ketika diwawancarai. (Foto: Makawaru da Cunha/Papuainside.id)
Poengky juga menyampaikan kalau ada ketidaknetralan anggota Polri harus segera diproses apakah kesalahannya terkait etik, maka harus diproses kode etik. Kalau sampai ada yang bersifat pidana, maka harus diproses pidana.
Sementara itu, Yofrey Piryamta N Kebelen menyampaikan Bawaslu mempunyai kewajiban menjaga integritas sebagai pengawas Pemilu.
Sedangkan media massa juga diminta menyampaikan informasi yang sejuk dan pendidikan politik yang benar bagi masyarakat terkait proses dan tahapan Pemilu, yang sedang berlangsung. **














