Pembangunan Gulog BNPB di Agandagume Puncak, Papua Tengah Capai 40%  

PJ Bupati Puncak Nenu Tabuni bersama masyarakat di Distrik Agandagume saat kunjungan kerja melihat progres pembangunan Gulog BNPB, Jumat (20/09/2024). (foto: Diskominfo Puncak)

PAPUAINSIDE.ID, ILAGA— Proses Pembangunan gudang logistik (Gulog) di Kampung Agandagume, Kabupaten Puncak sudah mencapai 40% dan diharapkan  bisa diresmikan Desember 2024 mendatang. Pembangunan Gulog merupakan inisiasi Pangdam XVII/Cenderawasih dan dikerjakan prajurit TNI Yonif 751/VJS Sentani.

Progres Pembangunan Gulog yang mencapai 40% tersebut ditinjau Penjabat Bupati Puncak Nenu Tabuni yang melukan kunjungan kerja ke Agandagume dan Labewi, Jumat (20/09/2024), selain itu juga meninjau pembangunan bandara Agandagume yang landasan pacunya dalam proses pengaspalan sepanjang 500 meter dan masih tersisa 400 meter.

Pembangunan Gulog bertujuan untuk meyimpan bahan makanan selagi musim panen serta menmapung bantuan pangan dari luar seperti provinsi dan pemerintah pusat, supaya pada saat tiba musim es, masyarakat memiliki cadangan pangan.

“Tujuan dari pada bapak pangdam membangun gudang logistik karena sering terjadi musim es atau salju dan tahun 2023 itu menjadi musim salju dalam yang panjang dalam satu tahun. Dalam mengantisipasi hujan es pemerintah membangun gudang logistik ini, dengan selesainya pembangunan Gulog ini semua bantuan dari pusat maupun provinsi akan ditampung di dalam Gulog” jelas Nenu Tabuni.

Gulog yang sama juga dibangun di Distrik Sinak dan pengoperasiannya sudah diresmikan Juli 2024 Lala. ‘’BNPB juga tidak hanya membangun Gulog di Agandugume tetapi juga sudah membangun di Distrik Sinak sudah dilakukan peresmian Juli lalu,’’ ujar Nenu mengingatkan.

Untuk Bandara Agandagume, PJ Bupati Nenu berharap pengaspalan landasan pacu yang baru mencapai 500 meter kiranya bisa dituntaskan di tahun 2025.

‘’Untuk bandara ini saya akan mencoba dengan tim TIPD untuk kita anggarkan ditahun 2025 menuntaskan pengaspalan landasan pacu yang tersisa 300 meter. Kami juga akan minta komunikasi dengan Ibu Pj Gubernur Provinsi Papua Tengah agar supaya bisa meneruskan ke Kementrian Perhubungan, supaya kita membangun bandara ini yang aspalnya belum selesai,’’ harapnya.

Di tempat yang sama Letkol Inf. Erwan Harliantoro selaku Dansatgas 751 memperjelas bahwa Pembangunan Gulog sudah berjalan dua bulan dengan pencapaian 40%, targetnya sampai dengan Desember 2024  gudang selesai 100%,’’ jelasnya.

Letkol Erwan minta dukungan pemerintah dan masyarakat agar proses Pembangunan Gulog berlangsung lancar sehingga masyarakat terbebas dari bencana kelaparan.

Perlu diketahui bandara agandugume merupakan bandara tertinggi di indonesia dimana ketinggiannya berada di 2784 Meter di bawah permukaan laut. Untuk Standar Panjang bandara pedalaman adalah 750 Meter dari pantauan media, penambahan panjang runway di Bandara Agandugume sangat di perlukan. ** (Diskominfo Puncak)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *