Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.id, MERAUKE—Mujina Kaize, SPd adalah penutur pertama dimulainya pengajaran Bahasa Malind di Sekolah Alam Paradise (SAP).
Mujina bersama rekan-rekannya penutur Bahasa Malind di SAP, yakni Penutur Wanggali Mayan Kristina Balagaize dan Penutur Duh Milah Ramla Winoto terus aktif mengajar Bahasa Malind sebagai salah-satu warisan budaya di Tanah Animha.
Seperti diketahui, Malind merupakan kelompok etnis atau suku bangsa lokal terbesar yang berasal dari wilayah Provinsi Papua Selatan.
Hal ini disampaikan Mujina saat dijumpai di Kantor Papua Paradise Center (PPC) di Jalan Gudang Arang, RT 010/RW 003, Kelurahan Kamahedoga, Distrik Merauke, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Sabtu (17/8/2024).
Mujina mengutip survei Balai Bahasa Provinsi Papua bahwa Bahasa Malind tengah berada di ambang kepunahan, karena minimnya para penutur aktif.
Tak hanya Bahasa Malind, ujarnya, Bahasa Marori kini hanya tinggal seorang penutur.
Menurutnya, Bahasa Malind saat ini hanya digunakan generasi tua, sedangkan generasi muda enggan bicara Bahasa Malind.
Buku Saku Bahasa Malind
Mujina beruntung berjumpa Pendiri SAP Yune Angel Anggelia Rumateray, saat kegiatan revitalisasi bahasa ibu di Merauke.
Keduanya memiliki perhatian dan kepedulian yang sama, untuk menyelamatkan Bahasa Malind dari kepunahan.
“Saya diajak jadi penutur pengajaran Bahasa Malind di SAP, biar bisa ditransfer kepada generasi muda,” tutur Mujina.
Saat PPC mempersiapkan penerbitan Buku Saku Bahasa Malind, Mujina menyambut gembira.
Buku Saku Bahasa Malind menggunakan Dialek Onggari (Wanggali Milah), Dialek Duh Milah. Bahasa Malind juga sudah diterjemakan kedalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
Buku Saku Bahasa Malind kemudian diperkenalkan di sekolah-sekolah formal di wilayah Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, yang diawali dari SD Inpres Polder Merauke, Senin (12/8/2024), lanjut di SMP YPK Merauke, Selasa (13/8/2024). Lanjut lagi di SD YPPK Santo Johanes Don Bosco, Kampung Onggari, Distrik Malind, Jumat (16/8/2024).
Mujina mengharapkan, perkenalan Buku Saku Bahasa Malind tak hanya dilakukan di sekolah-sekolah formal di Kota Merauke atau di Tanah Animha Besar. Tapi harus sampai ke wilayah-wilayah Animha yang lain seperti Asmat, Boven Digoel, Mappi, Asmat dan lain-lain.

Mujina Kaize, SPd, ketika perkenalan Buku Saku Bahasa Malind di SD YPPK Santo Johanes Don Bosco, Kampung Onggari, Distrik Malind, Jumat (16/8/2024). (Foto: Makawaru da Cunha/Papuainside.id)
Dikatakan Mujina, di Kabupaten Merauke terdapat 22 bahasa ibu, yang direvitalisasi. Tapi baru bahasa Malind, yang sudah direvitalisasi.
Mujina pun berharap kedepan bahasa ibu lainnya, seperti Marori, Kanum, Yei, Makeleu dan lain-lain juga perlu direvitalisasi.
Perempuan Dilarang Bicara Adat
Mujina lahir dan dibesarkan di Kampung Wanggali Milah atau kini Kampung Onggari.
Di Kampung Onggari inilah Mujina mulai mengenal adat istiadat suku Malind.
Meski demikian, tutur Mujina, adat-istiadat suku Malind melarang perempuan bicara tentang adat.
Mujina senantiasa menghormati adat istiadat suku Malind, tapi ia justru memberikan pandangan lain.
“Saya kan bicara bukan adat, saya bicara tentang bahasa. Saya harus tahu bahasa. Kalau mungkin rahasia adat atau apapun saya tak boleh tahu ok baik. Tapi kalau bahasa hilang berarti saya juga sudah tak ada di muka bumi,” tandasnya.
“Saya kadang merasa capek sudahlah kalau memang bahasa Malind tak ada yang mendukung. Tapi teman-teman justru memberi saya kekuatan dan motivasi bahwa saya tak boleh menyerah dan harus buktikan bahwa bahasa Malind tetap ada,” ungkapnya.
Bahasa Itu Roh
Mujina memilih memperjuangkan bahasa, karena bahasa adalah roh, yang Tuhan kasih langsung kepada manusia ciptaannya.
“Sebelum kita jadi manusia, roh bahasa itu sudah ada. Karena itu, bahasa perlu dirawat, dijaga, dilindungi dan dilestarikan,” pungkas Mujina.
BIODATA
Nama : Mujina Kaize, SPd
Tempat/Tanggal Lahir : Merauke, 22 Mei 1981
Pendidikan : FKIP Uncen Merauke
Pekerjaan : PNS/Guru di SD Inpres Gudang Arang, Merauke
Suami : Rikardus Dinaulik
Anak :
Marthacya Norce Novita Dinaulik
Paulus Julian Abbryando Dinaulik
Jimmy Christyans Dinaulik
Steven Edward Leu Yali Dinaulik














