Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.id, MERAUKE—Papua Paradise Center (PPC), yang selama ini ikut memperjuangan pengembangan Bahasa Malind ternyata berbuah manis.
Pasalnya, Balai Bahasa Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke melalui Dinas Pendidikan mempercayakan PPC, untuk merekrut 50 penutur asli Bahasa Malind, yang akan diangkat menjadi guru kontrak, untuk mengajar di sekolah-sekolah formal di wilayah Kabupaten Merauke.
Direktur PPC Marthen Ayub Luturmasse, didampingi Perempuan Malind Sang Pelopor Dimulainya Pengajaran Bahasa Ibu di Sekolah Alam Paradise Mujina Kaize dan Pendiri Sekolah Alam Paradise June Angel Angelia Rumateray di Merauke, Sabtu (17/8/2024) menjelaskan, ke-50 guru kontrak ini akan disahkan saat Sidang Paripurna DPRD Merauke pada Oktober atau November 2024 mendatang.
“Untuk gaji atau honor 50 guru kontrak tersebut bersumber dari dana Otsus Pemkab Merauke,” jelas Ayub.

Perempuan Malind Sang Pelopor Dimulainya Pengajaran Bahasa Ibu di Sekolah Alam Paradise, Mujina Kaize. (Foto: Makawaru da Cunha/Papuainside.id)
Sementara itu, Perempuan Malind Sang Pelopor Dimulainya Pengajaran Bahasa Ibu di Sekolah Alam Paradise, Mujina Kaize mengatakan ke-50 guru kontrak itu sudah harus dikumpulkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Merauke, untuk diterbitkan SK pengangkatan guru kontrak Bahasa Malind.
Mujina menerangkan, jika semua berjalan sesuai rencana, makai diperkirakan Mulok Bahasa Malind mulai diajarkan di sekolah-sekolah di wilayah Merauke pada April 2025 mendatang.
Mujina mengutarakan, ke-50 guru kontrak itu bukan PNS, PPPK, honor daerah atau kontrak. Tapi murni orang Malind dari tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda dan tokoh agama, yang fasih berbahasa Malind. **














