Oleh: RF I
PAPUAinside.id, WAMENA—Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno, mengakui tingginya harga tiket ke Papua dan sepakat perlu adanya penambahan penerbangan ke wilayah Papua Pegunungan.
Hal ini disampaikannya saat mengunjungi Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) ke-32 di Kampung Wosiala, Jayawijaya, Papua Pegunungan, Jumat (9/8/2024).
Sandiaga Uno menilai dengan menggeliatnya dunia pariwisata di Papua Pegunungan dirasa perlu adanya penambahan penerbangan di wilayah itu.
“Kami sudah melakukan koordinasi dengan Pj gubernur, sehingga untuk Provinsi Papua Pegunugan harus perbanyak penerbangan, karena minat orang ini banyak baik dari wisatawan asing maupun wisatawan nasional juga sangat luar biasa,” katanya.

Penampakan Bandara Wamena, Provinsi Papua Pegunungan. (Foto: RF/Papuainside.id)
Ia juga mengakui bahwa harga tiket untuk sampai ke Papua Pegunungan ini masih sangat tinggi, sehingga memang harus ada pengurangan 10 persen dari Bea dan Pajak 30 Persen dari penyesuaian nasional.
“Ini yang akan dicoba sebelum akhir dari pemerintahan pak Jokowi sehingga masyarakat bisa merasakan harga tiket yang lebih terjangkau. Untuk bentuk perhatian pemerintah pusat dalam mengembangkan sektor wisata perlu diketahui oleh Pj Gubernur Papua Pegunungan dan Pj Bupati Jayawijaya kita punya dana alokasi khusus silahkan untuk diusulkan karena ini merupakan wisata alam dan budaya yang sangat luar biasa,” tuturnya.
Selain itu, ia juga memastikan jika ada tiga festival yang didukung Kemenparekraf yakni Noken Street Fashion, FBLB dan Festival 12 Suku di Yahukimo (Festival Yali), sehingga apabila pemerintah provinsi Papua Pegunungan atau Kabupaten Jayawijaya dan Yahukimo membutuhkan dukungan yang lebih maka pihaknya siap membantu.
“Untuk Papua Pegunungan yang kita dukung ini ada 3 festival pertama Noken Street Fashion, FBLB dan Festival 14 Suku di Yahukimo oleh karena itu kami siap memberikan dukungan apabila diperlukan pemerintah provinsi dan kabupaten,” ujarnya. **














