Oleh: Makawaru da Cunha I
PAPUAinside.id, JAYAPURA—Putra Almarhum Habel Melkias Suwae (HMS), Billy Suwae, didampingi Mulyono, mendaftar sebagai Pasangan Bacabup dan Bacawabup Jayapura Periode 2024-2029 pada Pilkada Serentak November 2024 mendatang.
Salah satu partai politik yang disambangi adalah Kantor Sekretariat DPW Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Provinsi Papua di Jayapura, Jumat (3/5/2024) petang.
Sebagaimana diketahui, Billy Suwae adalah caleg terpilih Perindo pada Pileg 2024 lalu. Sedangkan Mulyono juga caleg Perindo, tapi masih menunggu Keputusan Mahkamah Konsitusi (MK).
Selain Perindo, kata Billy, pihaknya telah mendaftar di PDIP, Demokrat, PSI, Hanura dan Gerindra.
Billy menjelaskan, pihaknya berupaya menjalin komunikasi bersama partai politik yang ada, sebagai syarat untuk maju sebagai Bacabup dan Bacawabup Jayapura, karena persyaratan untuk maju sebagai Bacabup dan Bacawabup Jayapura Periode 2024-2029 sekurang-kurangnya mengantongi 6 kursi di DPRD Jayapura.
Pada Pileg 2024 lalu, Perindo meraih 3 kursi, Gerindra 2 kursi, PDIP 2 kursi, PPP 2 kursi, PSI 1 kursi dan Hanura 1 kursi.
Billy menjelaskan, ia telah meminang Mulyono sebagai Bacawabup Jayapura sejak dua tahun sebelum Pileg 2024.
“Saya bilang ke beliau kalau memang kita berencana maju di Pilkada Jayapura, maka mari gabung ke Perindo, kita uji coba mesin dulu. Uji coba mesin itu maksudnya kita masuk di Caleg dulu pada Pileg. Jadi dari semua bacabup dan bacawabup Jayapura ini baru kita yang berpasangan. Harmonisasi sudah terbentuk dari awal dan sudah saling baku tahu. Itu yang kita harapkan supaya kedepan jika Tuhan inginkan kita akan jalan sepasang bukan saya sendiri atau Pa Mul sendiri,” terangnya.
Billy mengaku tak mempunyai keinginan dan ambisi atau apapun, untuk maju sebagai Bacabup Jayapura. Tapi ingin melanjutkan program kerja yang telah dilakukan para mantan Bupati Jayapura.
“Program kerja yang ditinggalkan HMS perlu diperbaiki juga, apa yang masih kurang yang bupati sebelum lakukan. Jadi bukan cuma programnya Pak HMS saja yang kita harus lanjutkan, tapi Pak Mathius punya program juga mungkin ada yang perlu diperbaiki kita perbaiki, termasuk Pak Penjabat Bupati Jayapura Triwarno punya program juga seperti itu,” tandas Billy.
Pasalnya, menurut Billy, pembangunan harus terus berkelanjutan. “Tak bisa pejabat ganti pejabat kembali dari nol lagi, karena kalau kita mau bilang bahwa 5-10 tahun terjadi suatu perubahan besar itu mustahil. Bahkan 20 tahun pun kadang tak nampak,” tutur Billy.
Adapun alasan menggandeng Mulyono sebagai tandemnya, jelas Billy, ia cukup lama mengenal Mulyono. “Pak Mul orangnya humble atau rendah hati, pribadi yang baik, suka menolong masyarakat. Kita lakukan survey juga dimana kita turun ke Nimbokrang, Yapsi, Yoware, Besum dan lain-lain masyarakat sampaikan memang Pak Mul sudah tanam kebaikan. Saya latar belakang politikus, Pak Mul ada di pemerintahan. Jadi harus berimbang begitu,” pungkas Billy. **














