Nama Paulus Waterpauw Mencuat di Bursa Pencalonan Gubernur Papua

salah satu flyer Komjen Pol (Pur) Drs Paulus Waterpauw, M.Si yang berseliweran di media sosial. (ist)

PAPUAINSIDE.ID, JAYAPURA— Flyer Paulus Waterpauw dengan Tagline Pergi Untuk Kembali ramai diperbincangkan netizen, karena merupakan tanda-tanda mantan PJ Gubernur Papua Barat ini akan meramaikan bursa pencalonan gubernur di Provinsi Papua.

 ‘’Betulkah Pak PW mau maju Papua I?’’ begitu pertanyaan seorang warga kepada temannya saat melihat flyer muncul di WAG.

Pertanyaan tersebut kemudian dilanjutkan dengan memperbincangkan sosok beliau. ‘’Pak PW tepat di Papua, sudah mengakar dan memiliki rekam jejak yang baik,’’ timpal rekannya.

Di Papua, sosok mantan Kabaintelkam Polri ini bukan orang baru. Karirnya di Polda Papua diawali menjadi Kapolres Kota Jayapura, selanjutnya Direskrimum dan menjadi Kapolda dua kali.

Selain Kapolda di Papua, jenderal bintang tiga ini menjadi Kapolda Pertama Polda Papua Barat dan Kapolda Sumatera Utara.

Paulus Waterpauw juga menjadi sosok Polisi OAP yang pertama menjadi jenderal bintang tiga.

Selain nama Paulus Waterpauw, sejumlah nama lainnya muncul meramaikan bursa Pilkada Papua. Ada nama mantan Wagub Papua Constant Karma, Kapolda aktif Mathius D Fakhiri, mantan Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano, mantan Bupati Biak Hery Ario Nap, mantan Bupati Jayapura Mathius Awoitouw, Anggota DPR RI dari Gerindra Yan P Mandenas, Boy Dawir dan Eli Auri.

Ketua Badan Musyawarah Majelis Rakyat Papua, Franklin Domena memastikan calon kepala daerah yang maju adalah putra-putri terbaik anak bangsa di tanah Papua. Hal lain yang harus dihormati untuk maju sebagai kepala daerah di tanah Papua adalah amanat 12 huruf a UU Otsus Papua yang sudah jelas dan tegas mengatur sebagai ruang bagi hak Orang Asli Papua.

“Pada aturan itu, tidak ada penjelasan bahwa kamu yang di wilayah ini harus jadi gubernur atau bupati di wilayah ini saja dan tak bisa ke wilayah lain. Begitupun sebaliknya. Jangan malahan  akan semakin mengkotak-kotakan kita di tanah ini (Papua),” ujar Franklin, Senin 22 April 2024.

“Jika ada anak-anak Papua yang punya kepemimpinan baik,  bekerja baik, serta berkorban untuk masyarakat, maka bisa menjadi gubernur di tanah Papua,” sambung Franklin.

Anggota Komisi I DPR Papua, Yonas Nusi menegaskan sesama anak Papua yang memberanikan diri maju sebagai cagub harus diberikan apresiasi.

“Provinsi Papua ini siapa saja bisa maju sebagai cagub, entah dia dari utara atau pegunungan. Kita harus sudahi pandangan dan jangan salah menerjemahkan peluang yang negara sudah berikan kepada Papua,” kata Yonas.

Termasuk sejumlah perempuan Papua yang memiliki rekam jejak yang baik dan dianggap layak untuk didorong menjadi gubernur maupun wakil  gubernur pada Pilkada nanti. “Kemampuan perempuan Papua sudah bisa dipertanggungjawabkan,” jelasnya. ** (rilis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *