Oleh: RF I
PAPUAinside.id, WAMENA—Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Wamena, Yosef Wibisono, minta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, untuk transparan dalam melakukan perekrutan atau seleksi terhadap penerima beasiswa baik provinsi maupun kabupaten.
Transparan yang dimaksud yakni mulai dari pengumuman pendaftaran kriteria penerima hingga seleksi penerima harus dilakukan secara terbuka, sehingga memudahkan pihak sekolah dapat memberikan kepastian informasi kepada siswa-siswi yang berpotensi menjadi penerima beasiswa.
Hal ini disampaikannya di sela-sela acara SMAMSA Purnawiyata Ceremony di salah satu hotel di kota Wamena, Kamis (18/4/2024).
“Kalau memang ada beasiswa yang diperuntukan untuk anak-anak Orang Asli Papua atau anak-anak Baliem perekrutannya harus trasparan supaya kami yang di sekolah juga bisa memberikan kepastian kepada anak-anak, sehingga anak-anak dan orang tua tidak bertanya-tanya,” ungkapnya.
Menurutnya, hal ini perlu ditegaskan karena ada beberapa program beasiswa yang mana pihaknya telah dipangil ke Pemkab, untuk mendapatkan sosialisasi namun hingga kini belum ada realisasi.
“Jadi kami sudah dipanggil ke kabupaten untuk mendapat sosialisasi namun sampai hari ini realisasinya belum ada dan kami sudah terlanjur juga sosialisasi ke anak-anak dan saat ini sedang menunggu untuk kapan mulai di lakukan pendaftaran atau seleksinya,” tuturnya.
Untuk itu, dirinya berharap agar nantinya anak-anak yang lolos seleksi beasiswa betul-betul memiliki kompetensi yang diukur dengan nilai yang akurat, yang benar-benar bisa menjadi dasar agar kelak dari hasil studi mereka dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat. **














