Setelah Berlangsung 1 Bulan, TMMD-116 di Jayawijaya Resmi Ditutup

Asisten II Setda Kabupaten Jayawijaya Lekius Jikwa bersama Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha. (foto: Imanuel Sawaki)

PAPUAInside.id, WAMENA—TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke-116 TA 2023 yang dilaksanakan Kodim 1702 Jayawijaya dan Korem 172 di Distrik Walaik, berakhir, ditandai dengan upacara penutupan oleh Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI R. Sidharta Wisnu Graha, Kamis (08/06/23).

Dalam sambutannya Kasdam Cenderawasih mengatakan, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dapat terselenggara  dengan baik, aman, lancar dan sukses yang dilaksanakan di dua tempat yaitu di Kabupaten Jayawijaya dan di Kabupaten Merauke.

Kegiatan TMMD merupakan wujud kepedulian TNI terhadap masyarakat khususnya di wilayah perbatasan dan pegunungan dengan kondisi perekonomian serta sarana prasarana infrastruktur yang  relative terbatas.

TMMD juga merupakan bentuk sinergitas antara TNI dengan pemda dalam rangka meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.

TMMD dilaksanakan mulai dari 10 Mei sampai dengan 8 Juni 2023 dengan tema “Sinergitas Lintas Sektoral mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat semakin kuat”.

Kasdam juga menjelasakan bahwa dalam proses percepatan dan pemerataan pembangunan di wilayah Papua, maka kegiatan TMMD dibagi dalam dua kegiatan, yakni kegiatan fisik maupun non fisik. ‘’Kegiatan fisik  yang telah dilaksanakan di wilayah Kodim 1702 Jayawijaya yaitu membangun 1 unit balai pertemuan. Sedangkan untuk kegiatan non fisik dilakukan penyuluhan bela negara, wawasan kebangsaan, pelayanan kesehatan, ketahanan pangan, hortikultura, kambtimas, bahaya narkoba, pelayanan dan sosialisasi tentang Posyandu, stanting dan KB serta penayangan film perjuangan kepada masyarakat,’’ jelas Kasdam

Kasdam berharap, hasil pembangunan fisik yang telah dicapai dapat dipelihara dan dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga masa pemakainnya bertahan lama dan kegiatan non fisik yang telah diikuti tidak hanya untuk sekedar menjadi pengetahuan, tetapi benar-benar dipahami dan diaktulisasikan oleh tiap masyarakat dipapua.

Dalam upacara penutupan TMMD tersebut hadir mewakili Pemerintah Daerah Assisten II Setda Kabupaten Jayawijaya Lekius Jikwa, Dandim 1702, Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda dan masyarakat Distrik Walaik. ** (www.jayawijayakab.go.id)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *