PAPUAInside.id, OKSIBIL—Perjuangan Bupati Pegunungan Bintang Spei Yan Bidana agar Universitas Okmin di Oksibil mendapatkan anggaran untuk menunjang pendidikan membuahkan hasil, setelah mendapat anggaran Pembangunan dari Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya.
“Kita patut bersyukur bahwa walau Universitas Okmin ini kampus swasta, tapi kita mampu dapat anggaran dari Kementerian PUPR, itu luar biasa,” ujar Spei Yan Bidana dilansir dari Papuabangkit.com. Selasa (20/06/2023).
Pembanguan Universitas Okmin kata Spei dimulai tahun 2023 yaitu gedung rektorat dan satu gedung fakultas, dan saat ini sedang dilakukan proses tender oleh Kementerian PUPR melalui Ditjen Cipta Karya.
‘’Masyarakat Pegubin harus berbangga telah hadir Universitas Okmin Papua (UOP) di wilayah yang masih terisolir itu. Pasalnya, UOP menjadi universitas pertama di Provinsi Papua Pegunungan. Apalagi letak Pegubin yang berada di perbatasan NKRI-PNG membuat peran UOP sangat sentral ke depan bagi penyiapan Sumber Daya Manusia (SDM) Ok Mek Min. “Ini berkat bagi kita di Pegunungan Bintang, sekaligus investasi SDM jangka panjang,” tutur Spei.
Kandidat doktor Universitas Gadjah Mada Yogyakarta ini, hadirnya Universitas Okmin Papua tidak hanya berfungsi sebagai laboratorium peradaban baru untuk mencetak SDM yang unggul dan berkualitas, tetapi juga menjadi salah satu pendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah ke depan.
“Saat ini Pemda Pegunungan Bintang sedang biayai mahasiswa Doktor ada 7 dan 36 mahasiswa S2 yang akan menjadi dosen di Universitas Okmin. Kalau yang mahasiswa S1 ada sekitar 3 ribu lebih. Kami siapkan anggaran kurang lebih Rp 30 miliar setiap tanun, dan uang itu dibawa keluar Oksibil. Kalau ke depan anak-anak kita kuliah di kampung ini, uang berputar di masyarakat, ekonomi kita tumbuh,” tegas Spei Bidana.
Universitas Okmin resmi berdiri tepat di hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2021.
Proses pendirian itu tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 344/E/O/2021 tertanggal 17 Agustus 2021 tentang Izin Pendirian Universitas Okmin Papua yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan Okmin Papua.
Saat ini, terdapat 738 mahasiswa yang sedang kuliah di dua fakultas yaitu Fakultas Antropologi dan Sosial yang meliputi Program Studi S1 Antropologi dan S1 Pendidikan Bahasa Inggris, dan Fakultas Sains, Matematika dan Agroteknologi meliputi Prodi S1 Biologi, S1 Matematika, dan S1 Agroteknologi. Untuk mengoperasikan perkuliahan, sejak 2022 sebanyak 30-an dosen telah bergabung menjadi dosen tetap. ** (Floreseditorial.com)














