Festival Helay Mbay Hote Mbay di Abar Harus Beri Dampak Ekonomi bagi Warga

Festival Helay Mbay Hote Mbay 28-30 September 2023 di Kampung Abar, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura, Papua. (Foto: Makawaru da Cunha/Papuainside.id)

Oleh: Makawaru da Cunha  I

PAPUAinside.id, SENTANI—Festival Helay Mbay Hote Mbay ke-4 atau Makan Papeda di Sempe atau gerabah seharusnya memberi dampak ekonomi bagi warga setempat.

Hal ini disampaikan Koordinator Samdhana Institut Papua Piter Roki Aloisius, usai menghadiri Festival Helay Mbay Hote Mbay di Kampung Abar, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, 28-30 September 2023.

Roki mengatakan, di Festival Helay Mbay Hote Mbay, Samdhana Institut Papua melalui Komunitas Noken Mamta memfasilitasi pembukaan kelas gerabah membuat sempe, untuk umum 23 September 2023.

Kelas gerabah membuat sempe, antara lain bertujuan menyebarkan semangat melalui kelas sempe kepada masyarakat, untuk tetap mempertahankan dan menjaga warisan budaya, yang masih tersisa dalam bentuk apapun salah-satu contohnya sempe.


Papeda dan ikan bakar mujair makanan khas, ketika Festival Helay Mbay Hote Mbay 28-30 September 2023 di Kampung Abar, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura, Papua. (Foto: Komunitas Noken Mamta/Naomi Waisimon)

Roki menjelaskan, Festival Helay Mbay Hote Mbay sebenarnya menjadi momentum, untuk meningkatkan promosi pariwisata, yang dapat dikemas melalui kunjungan wisata dan juga untuk meningkatkan produktivitas warga, yang memiliki kemampuan membuat gerabah.

Menurutnya, Festival Helay Mbay Hote Mbay bisa digelar setiap sebulan, untuk promosi wisata ke Abar sekaligus membeli produk-produk gerabah.

“Sempe harus betul-betul menjadi produk yang berkwalitas dan juga diversifikasi menjadi aneka produk, seperti peralatan dapur, gentong, genteng, pot bunga, patung, hiasan dinding dan lain-lain,” ucapnya.

Ia menyaksikan dari banyaknya pengunjung ada beberapa bagian, yang ikut mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat dan memberi kontribusi untuk pembangunan kampung,  jika dikelola dengan baik.


Ulat sagu asar makanan khas, ketika Festival Helay Mbay Hote Mbay 28-30 September 2023 di Kampung Abar, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura, Papua. (Foto: Komunitas Noken Mamta/Naomi Waisimon)

“Misalnya dari speed boat johnson dari Dermaga Yahim menuju Kampung Abar Rp 15.000/orang. Bayangkan saja banyak sekali pengunjung selama tiga hari pasti lumayan pendapatan dari transportasi,” tandasnya.

Dikatakan Helay Mbay Hote Mbay ini tak hanya digelar dalam kegiatan tahunan, tapi selanjutnya menjadi kegiatan rutin sebulan sekali, untuk promosi wisata, sekaligus pengunjung membeli produk-produk gerabah.

“Saya lihat kali ini mungkin kedepan perlu ditingkatkan jumlah pengunjung dan ketersediaan sempe, karena kan dipromosikan makan papeda dan juga membawa pulang sempe. Ini seberapa banyak sempe yang tersedia,” ujarnya.

Hal penting yang perlu diperhatikan, jelasnya, terkait masalah sampah tak hanya pada saat pelaksanaan Helay Mbay Hote Mbay, tapi warga mulai menyadari pentingnya menjaga kebersihan dan mengolah sampah.

Seorang anak membawa sempe, ketika Festival Helay Mbay Hote Mbay 28-30 September 2023 di Kampung Abar, Distrik Ebungfauw, Kabupaten Jayapura, Papua. (Foto: Makawaru da Cunha/Papuainside.id)

Sebelumnya 28-29 September 2023 digelar pameran produk-produk gerabah dan kuliner dari bahan sagu khas Sentani, seperti papeda, ulat sagu dan aneka kue. Sedangkan 30 September 2023 adalah puncak Festival Helay Mbay Hote Mbay.

Di Festival Helay Mbay Hote Mbay, empat pengunjung disugukan papeda di satu sempe lalu membawa pulang sempe.

Kampung Abar merupakan satu dari 24 Kampung yang membentang di pinggiran Danau Sentani, merupakan salah-satu destinasi wisata di Papua, yang dikenal sebagai produsen gerabah tradisionil.

Sempe adalah tempat makan papeda suku Sentani yang terbuat dari tanah liat, sejak zaman nenek moyang telah diturunkan sebanyak delapan generasi.

Festival Helay Mbay Hote Mbay, yang digelar sejak tahun 2017 adalah salah-satu pesta budaya, yang diangkat dari latar belakang budaya suku Sentani, khususnya dan Papua umumnya.

Festival Helay Mbay Hote Mbay juga menjadi kalender tahunan di Kabupaten Jayapura, selain Festival Danau Sentani (FDS). **

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *